Parkir Non-Tunai Bandara Djalaludin Bikin Antrean Panjang Kendaraan
- 22 Sep 2026 11:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Penerapan sistem pembayaran parkir non-tunai di bandara Djalaludin Gorontalo memicu antrean panjang kendaraan. Ratusan mobil mengular hingga hampir satu jam di pintu keluar akibat banyaknya pengendara yang terkendala saat hendak membayar menggunakan kartu elektronik maupun QRIS.
Langkah peralihan ini menuai kritiks dari para pengunjung yang merasa sosialisasi dan kesiapan masyarakat belum matang. Nurdin Wajipali, salah satu pengunjung bandara, menyuarakan kekecewaannya atas pengelolaan parkir baru ini yang dianggap membuang-buang waktu pengguna layanan.
"Sebagai pengguna layanan, habis waktu kami mengantre. Panjang sekali antreannya, hampir satu jam saya baru bisa keluar," keluh Nurdin, pada Selasa 22 September 2026
Nurdin menambahkan bahwa pihak pengelola perlu mengevaluasi kebijakan tersebut. Menurutnya, tidak semua pengunjung bandara berasal dari kawasan perkotaan yang familiar dengan transaksi digital, sehingga pemaksaan sistem ini dinilai kurang bijak.

Senada dengan Nurdin, pengunjung lain bernama Ari Duke menilai transisi menuju pembayaran non-tunai sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa memperhitungkan kesiapan publik di lapangan.
"Jangan dipaksakan agar tidak terjadi hal yang seperti ini. Ini bukan cuma soal kurang sosialisasi, tapi memang masyarakat kita belum siap untuk mendadak beralih sepenuhnya ke non-tunai," tegas Ari.
Berdasarkan hasil pantauan, hambatan kendaraan yang keluar dari bandara disebabkan oleh sejumlah mobil yang tidak memiliki kartu parkir digital. Kemacetan kian panjang karena pengemudi yang diarahkan membayar lewat QRIS juga belum memahami tata caranya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....