UBM Gorontalo Perpanjang Kerja Sama dengan Universitas Bataan Peninsula
- 21 Sep 2026 14:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo memperpanjang kerja sama akademik dengan Universitas Bataan Peninsula, Filipina, untuk lima tahun ke depan. Pembaruan kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik.
Perpanjangan kerja sama tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Interdisipliner Internasional ke-9 tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2026 yang dilaksanakan di Graha Azizah, Minggu 20 September 2026.
Kepala Program Studi S1 Hubungan Internasional UBM Gorontalo, Dr. Ayu Anastasya Rachman, mengatakan kerja sama kedua perguruan tinggi telah berlangsung sejak 2023 dan dijadwalkan berakhir pada November 2026.
"Sehingga ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan pembaharuan. Karena manfaat program yang luar biasa, dua perguruan tinggi sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk lima tahun ke depan," ucap Ayu.

Menurutnya, perpanjangan kerja sama tersebut didasarkan pada manfaat berbagai program yang telah dilaksanakan, termasuk pertukaran dosen, kunjungan akademik, serta pertukaran mahasiswa.
Program pertukaran dosen antara UBM Gorontalo dan Universitas Bataan Peninsula Filipina telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut.
Selain pertukaran dosen, kolaborasi kedua perguruan tinggi juga mencakup kegiatan kunjungan dan pertukaran mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pengalaman akademik lintas negara.
Ayu menyebutkan, pada tahun sebelumnya UBM Gorontalo menerima hampir 18 mahasiswa dalam program pertukaran. Jumlah peserta pada dua tahun sebelumnya bahkan lebih banyak, dengan keterlibatan mahasiswa dari sejumlah negara.
"Jadi ini menjadi salah satu komitmen pertukaran mahasiswa. Ada juga dosen asing yang menjadi dosen pada mata kuliah-mata kuliah yang relevan dengan kepakaran mereka," kata Ayu.

Kehadiran dosen asing juga diperluas melalui keterlibatan mereka sebagai pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan UBM Gorontalo.
Pada tahun ini, UBM memperkenalkan program simposium dosen yang memberikan ruang bagi dosen asing untuk menyampaikan hasil penelitian dan temuan akademik kepada pemerintah daerah.
Ayu menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi pemerintah daerah, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPMP, dan Bappeda Provinsi Gorontalo.
"Alhamdulillah, kami menerima kunjungan dari dosen asing kami. Mereka berpartisipasi memberikan materi terkait penemuan penelitian mereka kepada pemerintah daerah," tambahnya.
Melalui pembaruan kerja sama tersebut, UBM Gorontalo berupaya memperluas manfaat kolaborasi internasional agar tidak hanya dirasakan oleh sivitas akademika, tetapi juga mendukung pertukaran pengetahuan dan pemanfaatan hasil penelitian bagi pemerintah daerah serta masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....