Bandara Djalaluddin Upayakan Kembalikan Operator Penerbangan

  • 17 Sep 2026 13:18 WIB
  •  Gorontalo

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bandara Djalaluddin Gorontalo berupaya menghadirkan kembali sejumlah operator penerbangan yang sebelumnya melayani rute dari dan menuju Provinsi Gorontalo, menyusul penurunan jumlah penumpang dibandingkan kondisi sebelum pandemi Covid-19.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani mengatakan, penurunan jumlah penumpang sejak pandemi menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi dalam pengembangan layanan transportasi udara di daerah. Menurutnya, pemulihan konektivitas penerbangan menjadi bagian penting untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi udara.

“Secara tantangan memang saat ini terjadi penurunan jumlah penumpang di Provinsi Gorontalo jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebelum terjadinya penyebaran Covid-19. Tentu ini menjadi tantangan kami,” ucap Joko Harjani

Joko menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki kemungkinan kembalinya beberapa maskapai yang sebelumnya beroperasi di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk menghubungi kembali sejumlah operator penerbangan.

“Tantangan kami adalah menghadirkan kembali beberapa operator penerbangan yang dulu melayani, dan hal ini sudah kami sejalan dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan mencoba menghubungi kembali beberapa maskapai,” kata Joko.

Ia berharap, setelah pelaksanaan peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2026, dapat berlangsung pertemuan antara pihak bandara, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan jajaran direksi sejumlah maskapai. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membahas peluang pengembangan layanan penerbangan serta kebutuhan konektivitas udara di Gorontalo.

“Ya, mudah-mudahan setelah peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini akan ada pertemuan antara kami, pemerintah provinsi dengan direksi beberapa maskapai,” tambahnya.

Joko menegaskan, upaya menghadirkan kembali operator penerbangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah penumpang, tetapi juga penguatan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan konektivitas penerbangan yang memadai dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan dari dan menuju Gorontalo.

“Upaya yang kami lakukan ini untuk meningkatkan pelayanan yang jauh lebih baik lagi, kemudian kita juga memperkuat konektivitas tentunya, sehingga masyarakat bisa lebih mudah untuk melaksanakan bepergian, khususnya menggunakan Bandara Djalaluddin Gorontalo,” ucap Joko Harjani.

Penguatan konektivitas penerbangan menjadi salah satu aspek yang terus didorong dalam pengembangan peran Bandara Djalaluddin sebagai pintu masuk dan keluar transportasi udara di Provinsi Gorontalo. Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan maskapai, pihak bandara berupaya membuka peluang peningkatan pilihan layanan penerbangan bagi masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kebutuhan perjalanan antardaerah melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....