Soal Rotasi 29 Pejabat Eselon II, Sofyan: Hasil Evaluasi Kinerja Pemerintah 19 Bulan
- 17 Sep 2026 13:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Sofyan Puhi menegaskan rotasi 29 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo merupakan hasil evaluasi terhadap kinerja pemerintahan selama 19 bulan terakhir. Rotasi pejabat dilakukan dengan melihat kebutuhan organisasi, efektivitas kinerja perangkat daerah, serta upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Sofyan usai melantik dan mengambil sumpah 29 pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Asisten dan Staf Ahli Bupati, di halaman Kantor Bupati Gorontalo, Kamis 17 September 2026.
“Ini bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Kami berdua, saya dan Pak Wakil Bupati Tonny S. Junus, telah melalui proses evaluasi selama 19 bulan. Penataan ini merupakan kebutuhan organisasi untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sofyan.
Sofyan menambahkan, penataan pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut juga menjadi bagian dari penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK baru di lingkungan pemerintah daerah. Melalui struktur baru, organisasi perangkat daerah dioptimalkan dari sebelumnya 35 menjadi 24 unit kerja. Di sisi lain, rotasi jabatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan juga menyampaikan permohonan maaf kepada beberapa pejabat yang mengalami pergeseran posisi maupun yang tidak lagi menduduki jabatan Eselon II dalam struktur baru.
“Kami berdua, saya dan Pak Wakil Bupati Tonny S. Junus, menyampaikan permohonan maaf kepada bapak dan ibu pimpinan OPD yang saat ini tidak lagi menduduki jabatan Eselon II. Kami memahami mungkin ada ketidaknyamanan dalam proses ini. Namun, penataan yang kami lakukan semata-mata karena kebutuhan organisasi dan untuk memperkuat jalannya pemerintahan,” ujar Sofyan.
Ia menegaskan, perubahan posisi jabatan tidak boleh dimaknai sebagai berkurangnya penghargaan terhadap pengabdian maupun kontribusi aparatur. Menurutnya, setiap ASN tetap memiliki peran dalam mendukung jalannya pemerintahan, terlepas dari jabatan yang diemban.
“Inshaallah kebersamaan kita semua tetap terjaga, dimana pun kita berada dan apa pun amanah yang diberikan. Kami yakin, kredibilitas dan loyalitas ASN di Kabupaten Gorontalo tidak ditentukan oleh di mana seseorang menduduki jabatan, tetapi oleh kualitas pengabdian, integritas, dan tanggung jawabnya dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Sofyan mengingatkan kepada para pejabat yang telah dilantik bahwa jabatan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kehormatan. Jalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan disiplin. Jadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan,” pesannya.
Ia juga meminta seluruh ASN menjaga soliditas dan membangun kerja sama lintas perangkat daerah. Perubahan jabatan maupun struktur organisasi, kata Sofyan, tidak boleh mengganggu keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
“Di mana pun kita ditempatkan, kita tetap bagian dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Mari kita bekerja bersama, menjaga kebersamaan, dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat,” kata Sofyan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....