Gelombang Tinggi, Polres Boalemo Ingatkan Nelayan Boalemo Utamakan Keselamatan

  • 16 Sep 2026 19:03 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Keselamatan nelayan menjadi perhatian Sat Polair Polres Boalemo di tengah potensi perubahan cuaca dan gelombang tinggi. Polisi mengingatkan nelayan pesisir Desa Pentadu Timur, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, agar memastikan kesiapan sebelum melaut. Pesan tersebut disampaikan Bripka Akmal Nur saat menyambangi warga dan komunitas nelayan di kawasan pesisir Desa Pentadu Timur, Selasa 15 September 2026.

Dalam dialog tersebut, nelayan diminta memantau informasi cuaca resmi sebelum berangkat melaut. Kondisi cuaca yang berubah dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi nelayan tradisional yang beraktivitas menggunakan perahu kecil.

Polisi juga mengingatkan pentingnya membawa dan menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung, pelampung tambahan, serta sarana komunikasi.

Kesiapan tersebut diperlukan agar nelayan dapat segera meminta pertolongan apabila menghadapi kondisi darurat di tengah perairan.

“Keselamatan harus menjadi perhatian utama sebelum melaut. Pastikan kondisi cuaca, peralatan keselamatan, dan sarana komunikasi dalam keadaan siap,” kata Bripka Akmal.

Selain keselamatan, Sat Polair juga mengajak masyarakat pesisir menjaga ekosistem laut. Nelayan diminta tidak membuang sampah ke laut karena dapat mencemari perairan dan mengganggu kehidupan biota laut.

Polisi juga mengingatkan warga untuk tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara-cara yang merusak lingkungan atau destructive fishing.

Penggunaan bahan peledak, racun, potasium, maupun alat tangkap yang dapat merusak terumbu karang dilarang karena berdampak terhadap keberlanjutan sumber daya ikan.

Perhatian juga diberikan terhadap kondisi fisik nelayan, terutama saat cuaca panas. Nelayan diingatkan menyiapkan air minum dan kebutuhan logistik yang cukup untuk mencegah dehidrasi selama beraktivitas.

Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kapal juga disampaikan. Nelayan diminta memastikan kondisi peralatan dan memperhatikan sumber-sumber yang dapat memicu kebakaran selama berada di laut.

Sat Polair Polres Boalemo juga mengajak masyarakat pesisir ikut menjaga lingkungan dari peredaran minuman keras dan narkoba.

Warga diminta bijak menerima informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Untuk kondisi darurat maupun gangguan keamanan di wilayah perairan, masyarakat dapat menghubungi kepolisian melalui Call Center 110 atau menyampaikan laporan kepada Sat Polair Polres Boalemo.

Melalui sambang pesisir tersebut, kepolisian mendorong masyarakat maritim untuk bersama-sama menjaga keselamatan, keamanan, dan kelestarian wilayah perairan Boalemo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....