PLN Perkuat Konservasi Penyu dan UMK Desa Dunu

  • 10 Sep 2026 07:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi memperkuat konservasi pesisir dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Ruang EDUNA di Desa Dunu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Ruang EDUNA atau Konservasi Ekologi dan Hilirisasi UMK Berbasis Elektrifikasi Akua-Agrikultur untuk Dunu Berdaya, dilaksanakan PLN UIP3B Sulawesi bersama Sepadan Ruang Indonesia sebagai mitra pelaksana.

Program tersebut mengintegrasikan tiga fokus utama, yakni konservasi ekologi, elektrifikasi akua-agrikultur, serta hilirisasi Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Ketiganya diarahkan untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas dan nilai tambah ekonomi masyarakat. Pada aspek konservasi, PLN mendorong perlindungan kawasan pesisir yang menjadi habitat bertelur penyu. Dukungan diberikan melalui fasilitas penetasan yang lebih aman serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga populasi penyu dan kelestarian lingkungan pesisir.

Pengembangan konservasi tersebut juga diarahkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat dan wisatawan. Kegiatan pelepasan penyu ke habitat alaminya menjadi salah satu bagian dari rangkaian Ruang EDUNA sekaligus simbol komitmen bersama menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir Gorontalo Utara.

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan TJSL yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus lingkungan. Selain konservasi, Ruang EDUNA mengembangkan elektrifikasi akua-agrikultur melalui pemanfaatan teknologi berbasis listrik untuk mendukung kegiatan perikanan dan pertanian masyarakat. Implementasinya antara lain melalui penggunaan aerator, pompa air hemat energi dan peralatan pengolah pakan otomatis.

“Bagi PLN, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai penyediaan energi, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui Ruang EDUNA, kami ingin konservasi ekosistem berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas, produktivitas, dan peluang ekonomi masyarakat,” kata Fermi.

Fermi mengatakan pemanfaatan listrik tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak produktivitas masyarakat. Elektrifikasi tidak hanya digunakan sebagai sumber energi, tetapi mulai diarahkan untuk mendukung kegiatan produksi dan pengolahan hasil usaha masyarakat.

“Elektrifikasi kami dorong tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas. Ketika teknologi berbasis listrik dapat dimanfaatkan untuk mendukung perikanan, pertanian, dan UMK, kami berharap tercipta nilai tambah yang pada akhirnya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” ucap Fermi.

Penguatan ekonomi dilakukan melalui hilirisasi UMK lokal. Hasil pertanian dan perikanan masyarakat didorong tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah dengan dukungan peralatan produksi berbasis listrik. Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Rumah produksi juga menjadi bagian dari upaya membangun aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, mengapresiasi program yang menghubungkan konservasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, ekosistem pesisir yang terjaga merupakan modal penting bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sumber daya pesisir dan perairan.

“Konservasi lingkungan harus menjadi bagian dari upaya kita membangun ekonomi masyarakat. Ketika ekosistem terjaga, masyarakat juga memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Nurjanah.

Ia menilai sinergi PLN, pemerintah dan masyarakat diperlukan agar berbagai fasilitas dan kegiatan yang telah dikembangkan dapat terus memberikan manfaat bagi Desa Dunu.

Keberlanjutan Ruang EDUNA sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama. Masyarakat diharapkan tidak hanya menerima manfaat program, tetapi ikut menjaga kawasan konservasi dan mengembangkan potensi ekonomi yang tersedia.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian utama dalam menjaga keberlanjutan Ruang EDUNA. Lingkungan yang terpelihara dan potensi lokal yang dikelola dengan baik akan menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Melalui Ruang EDUNA, PLN UIP3B Sulawesi mendorong Desa Dunu membangun ekosistem pemberdayaan yang mempertemukan perlindungan lingkungan, pemanfaatan energi listrik, dan penguatan usaha masyarakat. Konservasi penyu menjadi bagian dari upaya menjaga sumber daya pesisir, sementara elektrifikasi diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah UMK. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....