Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Gorontalo Salurkan Beras dan Bibit Jagung

  • 10 Sep 2026 09:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan bibit jagung hibrida varietas unggul kepada masyarakat dan kelompok tani di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Rabu 9 September 2026.

Bantuan CPP yang disalurkan merupakan alokasi bulan Juli, Agustus, dan September, dimana setiap KPM mendapatkan sebanyak 30 kilogram beras medium yang dikemas dalam kemasan 10 kilogram.

Penyaluran CPP mencakup empat desa. Desa Barakati sebanyak 366 KPM dengan 1.980 sak beras, Desa Iluta sebanyak 305 KPM dengan 915 sak, Desa Bua sebanyak 273 KPM dengan 819 sak, dan Desa Huntu sebanyak 151 KPM dengan 453 sak.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Pemerintah Daerah terus berupaya memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Bantuan beras ini merupakan jatah tiga bulan. Inshaallah, sesuai petunjuk dan arahan, kami masih terus mengupayakan agar program bantuan ini dapat berlanjut untuk periode Oktober, November, hingga Desember,” ujar Bupati Sofyan.

Menurut Sofyan, penambahan kuota penerima bantuan di Kabupaten Gorontalo merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap jumlah penduduk yang besar. Penyesuaian tersebut juga dilakukan dengan memperluas kriteria desil penerima manfaat dari Dinas Sosial.

Selain bantuan pangan, Pemkab Gorontalo juga menyerahkan 705 kilogram bibit jagung hibrida varietas unggul Pioneer kepada satu kelompok tani di Desa Huntu. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kebutuhan petani terhadap bibit berkualitas sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Bupati mengingatkan petani agar tidak terburu-buru menanam bibit bantuan tersebut. Petani diminta memperhatikan kondisi cuaca dan mengikuti petunjuk teknis dari Dinas Pertanian.

Bupati juga meminta kelompok tani memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal. Ia menegaskan bibit jagung bantuan pemerintah tersebut tidak untuk diperjualbelikan dan harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Bantuan bibit jagung hibrida ini harganya sangat baik dan merupakan varietas unggul pilihan petani. Kami serahkan hari ini, namun kami mengimbau agar tidak langsung ditanam besok. Tunggu petunjuk teknis dari Dinas Pertanian serta memperhatikan intensitas curah hujan,” tegasnya.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan beserta jajaran, Camat Batudaa, para kepala desa, pengurus kelompok tani, serta masyarakat penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....