Gubernur Gorontalo Minta Penghargaan Jamsostek Jadi Motivasi
- 08 Sep 2026 10:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta penghargaan Jamsostek Award 2026 tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi motivasi bagi pemerintah dan dunia usaha untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.
Hal tersebut disampaikan Gusnar saat menghadiri Jamsostek Award 2026 yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Sabtu 5 September 2026 malam.
Dalam kegiatan tersebut, Gusnar turut menyerahkan penghargaan kepada pemerintah daerah, pemerintah desa dan dunia usaha yang dinilai memiliki komitmen dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja dan lebih meningkatkan lagi apa yang sudah kita lakukan selama ini,” jelas Gusnar.
Gubernur menegaskan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta dunia usaha tidak menunda maupun mengurangi pembayaran iuran Jamsostek.
Menurut Gusnar, pekerja merupakan bagian penting dari keberlangsungan perusahaan sekaligus masyarakat yang harus memperoleh perlindungan dari negara.
“Jangan tunda dan jangan kurang pembayarannya. Para pekerja ini adalah keluarga kita sendiri, masyarakat kita, dan yang paling prinsip mereka merupakan warga negara Republik Indonesia, di mana negara harus hadir dalam kehidupan mereka,” tegasnya.
Gusnar mengatakan, capaian yang diraih Provinsi Gorontalo dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan harus terus ditingkatkan. Hingga Agustus 2026, sebanyak 287.380 tenaga kerja telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan atau mencapai 52,07 persen dari target 373.489 pekerja.
Capaian tersebut menempatkan Gorontalo di peringkat kelima nasional dari 38 provinsi. Posisi tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang berada di peringkat kesembilan dan 2025 di peringkat ketujuh nasional.
Gusnar berharap capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperluas kepesertaan, termasuk bagi pekerja informal dan pekerja rentan yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Suci Rahmad mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ia menilai posisi kelima nasional merupakan capaian yang positif dan berharap Gorontalo dapat masuk tiga besar.
“Terbukti bahwa tahun ini Gorontalo itu peringkat 5 nasional. Ini luar biasa, sedikit lagi kita bisa masuk ke 3 besar nasional,” kata Suci.
Melalui Jamsostek Award 2026, pemerintah daerah, pemerintah desa dan dunia usaha diharapkan terus memperkuat kolaborasi agar semakin banyak pekerja di Gorontalo mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....