Bone Bolango, Pohuwato dan Kota Gorontalo Raih Jamsostek Award 2026

  • 05 Sep 2026 22:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pohuwato dan Kota Gorontalo meraih penghargaan Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Gorontalo, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Jamsostek Award 2026 menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam memperkuat kepesertaan dan perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Penghargaan tersebut tidak hanya melihat jumlah pekerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penilaian pemerintah daerah juga mencakup aspek cakupan kepesertaan, regulasi dan anggaran, serta inovasi program pemerintah.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, mengatakan Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Jamsostek Award menjadi apresiasi atas komitmen, inovasi dan kontribusi pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Suci Rahmad pada penyerahan Jamsostek Award, Sabtu 5 September 2026 malam.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad didampingi Kepala Kepala BPJamsostek Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, saat diwawancarai awak media terkait Jamsostek Award 2026, Sabtu 5 September 2026 malam. (Foto: Taufik/rri.co.id)

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian, tetapi menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperluas cakupan perlindungan, terutama bagi pekerja yang belum terlindungi," tambahnya.

Capaian tiga daerah tersebut menjadi penting di tengah upaya memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Gorontalo. Jamsostek Award mencatat jumlah angkatan kerja mencapai 573.528 orang, dengan pekerja terdaftar sebanyak 277.708 orang pada data UCJ 2025.

Senada dengan hal ini Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai perlindungan tenaga kerja memiliki hubungan erat dengan pembangunan ekonomi daerah. Tenaga kerja merupakan bagian penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi sehingga membutuhkan jaminan perlindungan ketika menghadapi risiko pekerjaan.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad dan Kepala Kepala BPJamsostek Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, saat berfoto bersama dengan para peraih Jamsostek Award 2026, Sabtu 5 September 2026 malam. (Foto: Taufik/rri.co.id)

"BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan faktor vital dalam perkembangan ekonomi, khususnya karena tenaga kerja menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah," ucap Gusnar Ismail.

Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat regulasi sekaligus memastikan dukungan anggaran bagi perlindungan pekerja. Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga kelompok pekerja yang berada dalam kondisi rentan.

"Pemerintah daerah perlu memperkuat regulasi dan dukungan anggaran agar perlindungan tenaga kerja semakin luas," kata Gusnar.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada pekerja informal seperti petani, nelayan dan buruh. Kelompok ini memiliki peran besar dalam aktivitas ekonomi, namun sebagian masih belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal.

"Pekerja informal seperti petani, nelayan dan buruh patut menjadi perhatian. Mereka memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, sehingga perlindungan terhadap mereka juga harus diperkuat," tambah Gusnar.

Jamsostek Award 2026 sendiri merupakan penyelenggaraan tahun ke-9, setelah sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award. Periode penilaian untuk Jamsostek Award 2026 berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Sementara itu Kepala BPJamsostek Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang dalam laporannya menyebutkan selain pemerintah daerah, penghargaan Jamsostek Award juga diberikan kepada usaha kecil, usaha besar dan desa yang dinilai memiliki komitmen serta kontribusi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penghargaan ini tidak hanya mendorong pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan pemerintahan desa untuk bersama-sama mewujudkan perlindungan pekerja yang lebih luas,” kata Sanco Simanullang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....