Akses Jalan Jadi Tantangan Distribusi Beras di Wilayah Sulit
- 25 Agt 2026 17:54 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Distribusi beras ke wilayah yang sulit dijangkau masih menghadapi tantangan, terutama terkait kondisi infrastruktur dan akses jalan.
Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Boalemo, Eni Masruroh, mengatakan jarak suatu wilayah dari pusat kota tidak selalu menjadi kendala utama dalam mendapatkan akses pangan.
Menurut Eni, wilayah yang jauh dari pusat kota tetap dapat memperoleh akses pangan apabila didukung infrastruktur dan jalan yang memadai.
“Jauh ataupun dekat suatu wilayah dengan pusat kota, sebenarnya tidak menjadi halangan untuk kita mendapatkan akses pangan,” kata Eni.
Ia menjelaskan, akses jalan memiliki peran penting dalam mendukung distribusi pangan sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, daerah yang memiliki potensi sumber daya alam besar tetap akan sulit berkembang apabila tidak didukung akses jalan yang memadai.
Keterbatasan infrastruktur juga dapat meningkatkan biaya produksi dan distribusi dibandingkan dengan wilayah yang memiliki akses lebih baik.
Untuk itu, Eni menyebut Pemerintah Daerah terus melakukan perbaikan akses jalan secara bertahap di sejumlah wilayah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah tersedia agar tetap mendukung kelancaran distribusi pangan.
“Untuk wilayah-wilayah yang mempunyai akses jalan sudah baik, mari sama-sama kita jaga, kita rawat, kita pelihara untuk keberlangsungan akses distribusi pangan,” ujarnya.
Dengan infrastruktur yang memadai dan terawat, distribusi beras maupun komoditas pangan lainnya diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih lancar, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....