Tokoh Adat Kabila: Maulid Nabi Perkuat Persatuan Masyarakat
- 25 Agt 2026 17:58 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Bone Bolango — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mutaqaddir, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, tidak hanya dimaknai sebagai peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat persatuan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Tokoh Adat Kecamatan Kabila, Gunawan Hunta, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mutaqaddir, Selasa 25 Agustus 2026.
Gunawan mengatakan, peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan setiap tahun di masjid tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga dan meningkatkan kegiatan keagamaan.
“Artinya di sini akan mengingat satu kelahiran Nabi yang setiap tahun kita laksanakan di masjid ini. Mudah-mudahan ini merupakan satu motivasi bagi masyarakat untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Gunawan.
Sebagai tokoh masyarakat sekaligus bagian dari lembaga adat, Gunawan menilai kehadiran tokoh adat dalam perayaan Maulid Nabi memiliki peran penting untuk mendorong partisipasi masyarakat.
Menurutnya, Maulid Nabi bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan melalui tradisi masyarakat Gorontalo, termasuk Walima dan Toyopo.
Ia mengatakan, kehadirannya di Masjid Al-Mutaqaddir merupakan bentuk dukungan sekaligus dorongan agar masyarakat tetap menjaga tradisi tersebut.
“Kami merasa terpanggil karena ini merupakan satu perayaan kepada Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Kehadiran kami untuk mendorong masyarakat supaya mereka terdorong untuk melaksanakan atau membuat keikhlasan mereka untuk membuat Walima atau Toyopo di masjid ini,” katanya.
Gunawan berharap semangat kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
Ia juga mendorong masyarakat, khususnya jamaah di Kecamatan Kabila, untuk menjadikan kegiatan keagamaan sebagai sarana memperkuat persatuan.
“Harapan kami ke depan, mudah-mudahan ini merupakan satu motivasi besar bagi masyarakat, terutama jamaah yang ada di Kecamatan Kabila, lebih meningkatkan persatuan,” tuturnya.
Menurut Gunawan, kuatnya kebersamaan masyarakat menjadi salah satu modal penting agar tradisi Maulid Nabi di Kecamatan Kabila dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....