BPS Percepat Pendataan Sensus Ekonomi, Jemput Bola Data ASN Pemkot Tiap OPD

  • 21 Agt 2026 14:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo terus mempercepat pendataan Sensus Ekonomi 2026 menjelang batas akhir pada 31 Agustus 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendatangi langsung organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendata aparatur sipil negara (ASN) yang belum tercatat.

Kepala BPS Kota Gorontalo, Sri Dewi Monoarfa, mengatakan langkah jemput bola tersebut dilakukan setelah pihaknya menyampaikan perkembangan pendataan kepada Pemerintah Kota Gorontalo.

Menurut Sri Dewi, arahan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, dan Pj Sekretaris Daerah Nuryanto menjadi dasar bagi BPS untuk melakukan pendataan langsung ke OPD.

“Untuk ASN yang belum didata, kami menjemput bola dengan mendatangi OPD-OPD yang ada di Pemerintah Kota Gorontalo,” ujar Sri Dewi.

Pendataan ke sejumlah OPD mulai dilakukan dan dijadwalkan berlangsung selama satu minggu. BPS juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo untuk memastikan proses pendataan berjalan lancar.

Sri Dewi menjelaskan, ASN menjadi salah satu sasaran penting karena sebagian aparatur pemerintah juga memiliki aktivitas usaha di luar pekerjaan sebagai ASN.

Karena itu, informasi mengenai aktivitas usaha tersebut perlu dicatat dalam Sensus Ekonomi agar gambaran aktivitas perekonomian di Kota Gorontalo dapat diperoleh secara lebih utuh.

Langkah jemput bola tersebut mendapat dukungan dari pimpinan OPD yang menjadi lokasi pendataan. Sri Dewi pun mengapresiasi dukungan tersebut, termasuk keterlibatan jajaran OPD pada hari pertama pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gorontalo, Nelty Aliwu, mengatakan pihaknya turut mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi, termasuk pendataan terhadap ASN di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan sensus ekonomi ini dengan memberikan informasi yang jelas sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” kata Nelty.

Menurut Nelty, keterbukaan informasi dari ASN menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan data Sensus Ekonomi yang berkualitas. BPS Kota Gorontalo menargetkan seluruh proses pendataan dapat mencapai 100 persen hingga batas akhir pada 31 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....