Wali Kota Ajak ASN Sisihkan Sedikit TPP untuk Korban Bencana NTT
- 19 Agt 2026 12:09 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo — Pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Senin 17 Agustus 2026, tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat.
Di tengah kemeriahan acara, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyampaikan kabar pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN sekaligus mengajak mereka berbagi untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kehadiran Silet Open Up, musisi asal Indonesia Timur yang tengah dikenal melalui sejumlah lagu viral, menjadi salah satu daya tarik utama pesta rakyat yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo tersebut. Namun sebelum hiburan dimulai, Adhan menyampaikan dua hal kepada masyarakat. Pertama, memastikan pencairan TPP ASN Pemerintah Kota Gorontalo sesuai janji yang sebelumnya disampaikan.
“Untuk pegawai-pegawai ASN Kota Gorontalo sebagaimana saya janjikan, besok Insya Allah terima TPP,” ujar Adhan di hadapan masyarakat.
Setelah menyampaikan kabar tersebut, Adhan mengajak ASN menyisihkan sebagian TPP untuk membantu masyarakat NTT yang sedang tertimpa bencana. Ia meminta ASN menyumbangkan sedikitnya Rp2.000 dari TPP yang diterima.
“Saya cuma minta Rp2.000 dari TPP. Kita akan bantu mereka, keluarga kita yang ada di NTT yang kebetulan mendapatkan bencana,” katanya.
Menurut Adhan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bencana tersebut mengakibatkan sekitar 135 orang luka-luka dan 53 orang meninggal dunia. Ia menegaskan, sumbangan tidak harus terbatas Rp2.000. ASN maupun masyarakat yang memiliki kemampuan lebih dipersilakan memberikan bantuan dengan jumlah yang lebih besar.
“Minimal saya minta Rp2.000. Orang yang mau menyumbang Rp5.000, Rp10.000, terserah,” ucapnya.
Jika sekitar 5.000 ASN ikut menyisihkan Rp2.000, Adhan memperkirakan sedikitnya Rp10 juta dapat terkumpul untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT. Untuk memastikan pengelolaan bantuan berjalan transparan, Adhan meminta proses pengumpulan dan penyaluran dikoordinasikan melalui Dinas Sosial.
“Saya juga tidak ingin mengumpul uang rakyat di jalan-jalan kemudian tidak jelas pertanggungjawabannya. Makanya melaporkan di Dinas Sosial, agar supaya terkontrol semua uang yang dikumpul dari masyarakat,” tegasnya.
Adhan mengatakan kepedulian terhadap korban bencana tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan yang sebelumnya juga dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo ketika bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh.
Kini, kepedulian tersebut kembali diarahkan kepada masyarakat NTT. Menurut Adhan, bantuan besar dapat dimulai dari kontribusi sederhana apabila dilakukan secara bersama-sama.
Sementara itu, pesta rakyat tetap berlangsung sebagai ruang hiburan bagi masyarakat untuk merayakan malam kemerdekaan. Pemkot Gorontalo menghadirkan Silet Open Up untuk menghibur warga. Adhan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Malam ini acaranya rakyat Gorontalo. Dari kita, untuk kita,” ujar Adhan.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pesta rakyat berlangsung agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....