Kolaborasi Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Kota Gorontalo

  • 18 Agt 2026 21:29 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo memperkuat upaya menekan angka anak tidak sekolah melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak di Kota Gorontalo tetap mendapatkan akses pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Husin Ali, mengatakan penanganan anak tidak sekolah tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan sendiri. Karena itu, pihaknya menggandeng seluruh camat untuk melakukan penanganan hingga ke tingkat kelurahan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Pendidikan dan seluruh camat di Kota Gorontalo. Selanjutnya, camat bersama jajaran di wilayah masing-masing akan turun melakukan pendataan dan menjangkau anak-anak yang belum bersekolah.

Upaya tersebut juga melibatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM serta tenaga pendamping dari Sanggar Kegiatan Belajar. Menurut Husin, keterlibatan berbagai pihak membuat penanganan anak tidak sekolah dapat dilakukan secara lebih terarah.

Husin menyebut, dalam waktu kurang dari dua bulan, jumlah anak tidak sekolah berhasil ditekan sekitar 300 anak dari total 2.413 anak. Capaian ini dinilai sebagai langkah awal dalam mewujudkan target Pemerintah Kota Gorontalo agar tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah.

“Dalam waktu kurang lebih tidak sampai dua bulan, kita sudah bisa menurunkan angka itu. Walaupun dia baru turun 300 dari 2.413,” ujar Husin.

Dinas Pendidikan Kota Gorontalo memastikan kolaborasi tersebut akan terus diperkuat untuk menjangkau anak-anak yang masih berada di luar sistem pendidikan sekaligus membuka kembali akses mereka terhadap layanan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....