Momen HUT RI, Ridwan Monoarfa Dorong Kemandirian Ekonomi Rakyat Gorontalo
- 15 Agt 2026 14:45 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk membebaskan masyarakat dari berbagai bentuk ketergantungan, terutama dalam bidang ekonomi.
Menurut Ridwan, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi harus diwujudkan melalui kemampuan masyarakat untuk menentukan dan membangun masa depannya sendiri.
“Bagaimana kita bisa merdeka dari ketergantungan, apakah ketergantungan terhadap pusat ataupun ketergantungan terhadap anggaran pemerintah. Bagaimana cara kita memerdekakan rakyat itu secara ekonomi sehingga dia bisa mandiri,” kata Ridwan.
Ia menilai pembangunan tidak seharusnya terus menempatkan masyarakat sebagai penerima bantuan. Kehadiran pemerintah melalui anggaran dan berbagai program pemberdayaan harus mampu mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri.
Menurutnya, hal tersebut dapat diterapkan melalui program pemberdayaan UMKM. Bantuan modal, kata Ridwan, seharusnya tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi harus diikuti dengan peningkatan omzet, produksi, perluasan pasar hingga kemampuan menciptakan lapangan kerja.
“Jangan hanya bersifat bantuan sosial, tapi bagaimana memberdayakan. Apakah UMKM itu bisa tumbuh mandiri, menambah omzetnya, pasarnya makin baik dan ada kontinuitas produksi,” ujarnya.
Dorong Hilirisasi Peternakan
Ridwan juga menilai prinsip kemandirian ekonomi perlu diterapkan pada sektor pertanian dan peternakan. Gorontalo yang memiliki potensi peternakan sapi dinilai tidak cukup hanya meningkatkan jumlah populasi ternak. Pemerintah perlu mendorong hilirisasi agar komoditas tersebut memiliki nilai tambah yang lebih besar.
Ia mencontohkan, sapi tidak selamanya harus dijual dalam bentuk hewan hidup. Pengolahan menjadi karkas maupun daging beku dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi peternak dan daerah.
“Bukan sebatas menambah sapi, tapi bagaimana sapi itu bisa dijual dalam proses-proses yang sudah punya nilai tambah. Kita tidak lagi menjual sapi utuh, tetapi sudah menjual sapi yang sudah didinginkan atau sudah berupa daging,” katanya.
Menurut Ridwan, langkah tersebut dapat meningkatkan harga jual produk, membuka lapangan kerja sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
APBD Harus Berorientasi Pemberdayaan
Ridwan juga menekankan pentingnya penggunaan APBD sebagai instrumen untuk membangun kemandirian masyarakat. Menurutnya, anggaran daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan, tetapi harus dilihat dari dampak yang dihasilkan terhadap kehidupan masyarakat. APBD, kata dia, harus mampu mendorong produktivitas petani, nelayan, pelaku UMKM dan kelompok masyarakat lainnya.
“Bagaimana memfokuskan APBD itu kepada pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi masyarakat umumnya yang ada di provinsi. Itu penting sekali,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan pembangunan seharusnya diukur dari kemampuan masyarakat untuk berkembang setelah mendapatkan intervensi pemerintah.
Generasi Muda Diminta Perbanyak Literasi
Selain kemandirian ekonomi, Ridwan juga mengajak generasi muda Gorontalo mengisi kemerdekaan dengan meningkatkan kapasitas diri. Ia meminta generasi muda memperbanyak membaca, menulis, berdiskusi, mengikuti pelatihan serta mengembangkan keterampilan.
“Bukan banyak omon, banyak baca. Karena mereka mengasah otak itu penting sekali. Kalau mereka punya otak yang brilian, mereka bisa menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Menurut Ridwan, generasi muda tidak hanya perlu dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk menciptakan pekerjaan. Ia juga mendorong penguatan pendidikan vokasional agar anak muda yang tidak melanjutkan pendidikan formal tetap memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan.
Keterampilan tersebut, menurutnya, dapat diarahkan pada berbagai bidang seperti pertanian, peternakan, perikanan maupun bidang keahlian lainnya. Ridwan berharap semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata untuk membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan memiliki kemampuan menentukan masa depannya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....