TMMD Ke-129 Kodim Pohuwato Resmi Ditutup, Hasil Pembangunan Diminta Dijaga Bersama

  • 15 Agt 2026 13:12 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1313/Pohuwato resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dan nonfisik diselesaikan dengan capaian 100 persen. Upacara penutupan berlangsung di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Jumat 14 Agustus 2026.

Upacara penutupan dipimpin Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiat Suwandana, serta unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah desa, pelajar, dan masyarakat.

TMMD Ke-129 berlangsung selama 30 hari, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Dalam laporannya, Komandan Satgas TMMD Ke-129 Letkol Arm Fiat Suwandana menyampaikan seluruh sasaran yang telah ditetapkan berhasil dituntaskan.

Sasaran fisik meliputi pembukaan dan perkerasan jalan sepanjang tiga kilometer, pembangunan lima unit plat deuker, program Manunggal Air di tiga titik, pembangunan tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan satu unit MCK di Desa Mekarti Jaya.

Program Manunggal Air dilaksanakan di dua titik Desa Puncak Jaya dan satu titik di Desa Mekarti Jaya. Sementara pembangunan RTLH mencakup dua unit di Desa Mekarti Jaya dan satu unit di Desa Puncak Jaya.

Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan Bela Negara, sosialisasi penerimaan Prajurit TNI, kesehatan dan stunting, Korps Kader Republik Indonesia (KKRI), pertanian, pelestarian lingkungan, serta bahaya narkoba dan minuman keras.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Danrem 133/NW, Kasad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, instansi terkait, personel Satgas TMMD, mitra TNI AD, dan masyarakat atas dukungan serta kerja sama selama pelaksanaan program.

“TMMD merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pendekatan lintas sektoral. Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari jumlah sasaran, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat, seperti meningkatnya akses transportasi, terbukanya akses perekonomian, terpenuhinya air bersih dan sanitasi, serta meningkatnya kualitas hunian,” tegas Kasad.

Pelaksanaan TMMD Ke-129 juga disinergikan dengan sejumlah program unggulan TNI AD, di antaranya Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi RTLH dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta program Bersatu dengan Alam.

Dengan berakhirnya program tersebut, Kodim 1313/Pohuwato mengajak Pemerintah Daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat bersama-sama menjaga serta memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....