Baznas Boalemo Salurkan Zakat Rp412,5 Juta untuk Lima Program

  • 14 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boalemo kembali menyalurkan bantuan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Pendistribusian zakat yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 tersebut mencapai Rp412,51 juta dan menyasar lima program prioritas.

Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha, mengatakan dana zakat yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan pada bulan sebelumnya. Bantuan tersebut didistribusikan melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta dakwah dan advokasi.

“Alhamdulillah pada tanggal 12 Agustus tahun 2026 ini kembali kami Baznas Kabupaten Boalemo melakukan pendistribusian bantuan zakat yang terkumpul pada bulan sebelumnya senilai Rp412 juta 510 ribu rupiah. Adapun program yang kami bantu berdasarkan lima program yang memang sudah menjadi prioritas Baznas, yakni program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan program dakwah dan advokasi,” ujar Mus Moha

Pada program kemanusiaan, Baznas Boalemo menyerahkan bantuan secara simbolis berupa dua unit rumah layak huni dengan total anggaran Rp70 juta. Selain itu, Baznas juga memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada korban kebakaran di Desa Polohungo.

Sementara pada sektor kesehatan, Baznas menjalankan program Baznas Cegah Stunting dengan menggandeng puskesmas dan PDAM Tirta. Program tersebut dilakukan melalui intervensi penyambungan akses air bersih ke rumah keluarga yang memiliki bayi dengan kondisi stunting, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp36 juta.

Untuk bidang pendidikan, bantuan diberikan kepada 60 siswa kurang mampu yang berasal dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

“Untuk program pendidikan yakni bantuan perlengkapan sekolah bagi 60 siswa kurang mampu berasal dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah dan masing-masing memperoleh Rp500 ribu dan beberapa program pendidikan yang lain,” kata Mus.

Mus menjelaskan, pada 2026 Baznas Boalemo memberikan perhatian lebih besar terhadap program pemberdayaan. Orientasinya bukan hanya memberikan bantuan kepada mustahik, tetapi mendorong penerima zakat agar ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan dan berubah menjadi muzaki atau orang yang mengeluarkan zakat.

“Di tahun 2026 ini pendistribusian zakat itu dititikberatkan pada program pemberdayaan, di mana masyarakat penerima zakat atau mustahik ke depannya bisa menjadi muzaki atau yang mengeluarkan zakat,” jelasnya.

Program pemberdayaan tersebut antara lain Z-Mart dengan anggaran Rp105 juta, Santri Preneur, serta Z-Auto dengan total anggaran Rp175 juta. Program tersebut diharapkan dapat membantu penerima zakat membangun kemandirian ekonomi melalui dukungan usaha dan keterampilan.

Sementara itu, pada program dakwah dan advokasi, Baznas Boalemo menyiapkan anggaran sebesar Rp45 juta yang diperuntukkan bagi rumah ibadah dan kebutuhan lain yang berkaitan dengan kegiatan dakwah serta pelayanan kepada masyarakat.

Mus menegaskan, penyaluran zakat akan terus diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Baznas berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang mampu mendorong mustahik keluar dari ketergantungan bantuan. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....