BioNira Zero Waste Olah Limbah Aren Jadi Nano Fiber dan Pelet Biomassa
- 13 Agt 2026 19:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Program BioNira Zero Waste menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah biji nira menjadi serat Nano Fiber dan Pelet Biomassa berbasis pemberdayaan Karang Taruna di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo.
Program bertajuk “BioNira Zero Waste: Inovasi Nano Fiber dan Pelet Biomassa Limbah Biji Nira Berbasis Pemberdayaan Karang Taruna Dulamayo Selatan” tersebut diusulkan Ketua Program Kemitraan Pemberdayaan Masyarakat, Rifka Anggraini Anggai, M.Farm dan berhasil memperoleh hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026.
Rifka mengatakan program tersebut berawal dari pengamatan terhadap potensi Desa Dulamayo Selatan yang memiliki banyak pengrajin dan pelaku usaha gula aren. Dari aktivitas tersebut, terdapat limbah pohon aren yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
“Program ini sebenarnya berasal dari pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2026 dengan skema pengabdian kepada masyarakat. Kami melibatkan mitra Karang Taruna di Desa Dulamayo Selatan setelah melihat secara langsung potensi yang ada di desa tersebut,” kata Rifka

Ia menjelaskan, bahan yang dimanfaatkan dalam program tersebut berasal dari limbah pengolahan gula aren, khususnya kolang-kaling dan kulit kolang-kaling. Menurut Rifka, proses pengolahan dilakukan dengan tetap mempertahankan kandungan nutrisi yang terdapat pada kolang-kaling. Sementara itu, bagian kulit kolang-kaling dimanfaatkan menjadi Pelet Biomassa yang lebih ramah lingkungan.
“Bahan dari limbah gula aren ini khususnya kolang-kaling dan kulit dari kolang-kaling. Buah kolang-kaling kami olah dengan beberapa alat yang kami berikan kepada pengurus Karang Taruna untuk dijadikan serbuk serat Nano Fiber,” ucapnya.
“Pengolahan yang kami lakukan tidak merusak atau menghilangkan nutrisi yang ada di kolang-kaling, sementara untuk kulitnya kami jadikan Pelet Biomassa yang ramah lingkungan,” tambahnya
Rifka mengatakan, selain memberikan peralatan, tim juga melakukan pendampingan kepada mitra, termasuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan serbuk serat Nano Fiber dan Pelet Biomassa. Tahapan berikutnya diarahkan pada penguatan pemasaran dan digital branding melalui sejumlah platform digital.
“Setelah kami melakukan pendampingan, termasuk pembuatan SOP pembuatan serbuk serat Nano Fiber dan Pelet Biomassa, dalam waktu dekat kami akan melaksanakan pendampingan khususnya pemasaran dan digital branding di beberapa platform digital,” kata Rifka.

Ia menambahkan, setelah program berjalan, tim akan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) untuk memantau perkembangan usaha, termasuk penjualan. Tim juga akan memfasilitasi pemasaran produk melalui website.
“Yang diharapkan dari kegiatan ini, limbah yang dihasilkan bisa dimanfaatkan dengan alat yang tersedia. Dengan adanya ide dan inovasi, kami mengubah limbah menjadi potensi untuk membangun perekonomian di Desa Dulamayo Selatan, khususnya mitra Karang Taruna,” ujarnya.
Rifka berharap program BioNira Zero Waste tidak hanya mengurangi limbah dari aktivitas pengolahan aren, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui pengembangan produk bernilai tambah.
Ia menyampaikan terima kasih kepada LPPM Universitas Negeri Gorontalo dan DPPM Kemendiktisaintek yang telah mendukung pelaksanaan program melalui Skema Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat, Skim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026.
“Terima kasih kepada LPPM Universitas Negeri Gorontalo dan DPPM Kemendiktisaintek Tahun 2026 dalam Skema Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat, Skim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat,” pungkasnya
Program tersebut melibatkan Desen dari Jurusan Farmasi, Jurusan Ekonomi dan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Adapun tim pelaksana terdiri dari Rifka Anggraini Anggai, M.Farm selaku ketua, serta Dr. Dra. Ha. Sri Endang Saleh, M.Si dan Angry Pratama Solihin, M.Sc sebagai anggota. (RA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....