Pelayanan Lansia Terlantar di Kota Gorontalo Masih Terkendala
- 13 Agt 2026 18:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pelayanan terhadap lansia terlantar di Kota Gorontalo masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Persoalan tersebut antara lain berkaitan dengan keluarga yang masih mengambil alih tanggung jawab serta adanya warga yang mengaku terlantar meski masih memiliki keluarga.
Lurah Biawao, Nurhadi Taha, mengatakan salah satu persoalan yang sering terjadi adalah ketika pemerintah hendak mengambil alih penanganan lansia yang sudah tidak terurus, namun pihak keluarga tiba-tiba datang dan menolak.
“Ini persoalan juga yang sering timbul ketika mau diambil alih oleh pemerintah tiba-tiba anaknya yang tidak. Padahal sudah tidak terurus. Ini juga hal teknis di lapangan yang kemudian ini menjadi problem tersendiri,” ujar Nurhadi.
Selain persoalan keluarga, Nurhadi juga menyoroti adanya warga yang memanfaatkan status sebagai orang terlantar untuk mendapatkan pelayanan atau bantuan dari pemerintah.
“Ada orang-orang yang juga memanfaatkan bahwa mereka orang terlantar, padahal mereka tidak terlantar, tapi juga di hal-hal yang lain mereka punya keluarga,” katanya.
Menurut Nurhadi, pemerintah memiliki keseriusan dalam menangani persoalan lansia terlantar. Namun, kondisi di lapangan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.
“Pemerintah hari ini serius, tetapi juga ada beberapa kendala di lapangan yang saya kira butuh kolaborasi antar bersama,” jelasnya.
Ia berharap keluarga dan masyarakat turut berperan dalam memastikan lansia yang membutuhkan benar-benar mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....