Ratusan Siswa Meriahkan Karnaval Kemerdekaan di Kabupaten Gorontalo
- 09 Agt 2026 17:34 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak 620 peserta didik dari 19 Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Gorontalo mengikuti dan memeriahkan Karnaval RA tingkat Kabupaten Gorontalo yang digelar Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan tersebut dilepas langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo, Jumat 7 Agustus 2026. Rute karnaval dimulai dari Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo dan berakhir di kawasan Bawah Menara Limboto. Selama kegiatan berlangsung, para peserta didampingi guru dan orang tua sehingga karnaval berjalan tertib, aman, dan penuh semangat.
Mengusung semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, para peserta tampil mengenakan beragam kostum bernuansa perjuangan, pakaian adat Nusantara, hingga busana profesi. Penampilan tersebut tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Iswad Abdullah Pakaja, mengatakan karnaval RA merupakan kegiatan perdana yang digagas Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan pada berbagai momentum besar, termasuk Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI.
"Alhamdulillah, kegiatan ini untuk pertama kalinya kita laksanakan dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari seluruh RA. Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus kita lanjutkan pada momentum-momentum berikutnya, termasuk pada peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama," ujarnya.
Ia juga menekankan, kegiatan karnaval tidak sekadar menjadi ajang memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga memiliki nilai edukatif dalam menanamkan karakter kepada peserta didik. Ia berharap kegiatan tersebut juga mampu mempererat silaturahmi siswa antar RA se-Kabupaten Gorontalo serta menumbuhkan semangat persatuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap bangsa di kalangan peserta didik sejak usia dini.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, kebersamaan, serta membangun rasa bangga sebagai generasi Indonesia sejak usia dini. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar mengenal makna perjuangan para pahlawan dengan cara yang menyenangkan," jelasnya.
Iswad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala RA, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mempersiapkan peserta didik dengan penuh dedikasi, serta kepada para orang tua yang turut mendampingi putra-putrinya. Sinergi ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter memerlukan kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....