Sampahmu Milikmu, Tanggung Jawabmu, DLH Kota Gorontalo Ajak Warga Ambil Peran

  • 06 Agt 2026 18:53 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo– Pemerintah Kota Gorontalo mengajak masyarakat berperan aktif dalam penanganan sampah di tengah keterbatasan armada pengangkut yang saat ini dihadapi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, Lukman Kasim, saat kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Rabu 5 Agustus 2026 malam.

Lukman menegaskan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya mengandalkan petugas kebersihan. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pengelolaan sampah berjalan lebih efektif.

"Persoalan sampah ini tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Masyarakat juga harus mengambil bagian. Kalau semua ikut peduli, pekerjaan ini akan jauh lebih ringan," ujarnya.

Ia mengingatkan warga agar mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 22.00 hingga 06.00 Wita. Dengan kepatuhan terhadap jadwal tersebut, proses pengangkutan oleh petugas dapat dilakukan lebih optimal.

Di sisi lain, Lukman mengakui DLH saat ini menghadapi kendala operasional akibat kerusakan sejumlah armada pengangkut sampah.

"Saat ini ada sekitar tujuh armada yang mengalami kendala, termasuk tiga kendaraan listrik yang rusak. Suku cadangnya juga belum tersedia di Gorontalo sehingga kami masih menunggu pasokan dari vendor," jelasnya.

Kondisi tersebut menyebabkan penyesuaian jadwal pengangkutan di sejumlah wilayah. Beberapa titik bahkan belum dapat dilayani pada pagi hari karena armada yang tersedia harus menutupi rute lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak lagi membakar sampah sembarangan karena dapat mencemari udara dan berdampak terhadap kesehatan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, DLH memperkenalkan pesan "Sampahmu milikmu, tanggung jawabmu" sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari masing-masing individu.

Lukman juga mengajak masyarakat untuk taat membayar retribusi sampah. Menurutnya, retribusi tersebut tidak hanya digunakan untuk mendukung operasional pengangkutan sampah, tetapi juga membantu pembiayaan pembangunan daerah.

"Retribusi sampah manfaatnya besar. Selain untuk operasional persampahan, juga membantu pembiayaan pembangunan seperti perbaikan saluran, jalan, hingga fasilitas lainnya. Jadi ini bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan," katanya.

Ia berharap komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah dapat diimbangi dengan kepedulian masyarakat sehingga kebersihan Kota Gorontalo dapat terjaga secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....