Ribuan Masyarakat di Bilihu Padati Lokasi Pasar Murah Bers

  • 04 Agt 2026 19:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID Gorontalo - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo melaksanakan pasar murah bersubsidi. Program primadona pemprov ini menyasar 1.000 masyarakat penerima manfaat di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Biluhu Barat, dibuka Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie Selasa (4/8/2026).

Dihadapan masyarakat Wagub Idah menyampaikan pasar murah ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Pasar ini menyiapkan 1.000 paket bahan pokok bersubsidi yang dapat dibeli masyarakat dengan harga jauh di bawah harga pasar,"tutur Idah Syahidah.

Wagub menjelaskan, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berbelanja sesuai kemampuan. Warga tidak diwajibkan membeli seluruh paket komoditas yang tersedia, tetapi dapat memilih kebutuhan yang paling diperlukan.

“Tadi dijelaskan oleh Pak Kadis bahwa harganya Rp95 ribu terdiri dari tujuh macam komoditas. Tapi apabila ibu-ibu hanya mempunyai uang Rp50 ribu, tidak usah khawatir, tidak harus membeli semuanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhannya, mungkin membeli beras dengan gula atau minyak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kumperindag Faisal Lamaraka menjelaskan, pasar murah bersubsidi merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. Selain itu memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Adapun komoditas yang disediakan pada pasar murah bersubsidi tersebut meliputi beras 5 kilogram seharga Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur Rp10 ribu per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.

Jika dihitung berdasarkan harga pasar normal, total nilai seluruh komoditas mencapai sekitar Rp265 ribu, namun masyarakat dapat memperolehnya hanya dengan Rp95 ribu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....