Puluhan Penambang Hulawa Mengadu ke Bupati Pohuwato Soal Talang
- 04 Agt 2026 19:46 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Puluhan penambang tradisional yang menggantungkan hidup di kawasan Sungai Kaya, lokasi tambang Nanasi, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, menyampaikan keluh kesah mereka kepada Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Senin (03/08/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati tersebut, para penambang mengaku tertekan akibat fasilitas talang yang mereka gunakan berulang kali dibongkar oleh pihak perusahaan. Pembongkaran tersebut dilakukan dengan alasan rencana pembangunan bendungan yang hingga kini belum juga direalisasikan.
Warga menjelaskan, aktivitas di lapangan saat ini baru sebatas pembuatan bronjong di sepanjang aliran Sungai Kaya. Pembangunan bendungan yang menjadi dasar penertiban belum menunjukkan tanda-tanda dimulai. Selain itu, mereka mengeluhkan material pengerukan sungai yang diangkut oleh pihak perusahaan.
Meskipun penambang berupaya mendirikan talang baru agar dapat kembali bekerja, fasilitas tersebut terus-menerus dibongkar. Kondisi ini menyulitkan warga yang telah puluhan tahun mencari nafkah di kawasan tersebut.
Tak hanya itu, beberapa peralatan kerja warga dilaporkan masih diamankan di Polres Pohuwato. Terkait isu rencana peledakan di jalur sungai, para penambang menyatakan belum melihat adanya aktivitas tersebut di lokasi.
Menanggapi aspirasi warga, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan rasa prihatin. Di hadapan para penambang, Saipul bahkan langsung menghubungi perwakilan perusahaan untuk meneruskan keluhan masyarakat.
Sebagai mantan penambang, Saipul mengaku sangat memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta pihak perusahaan untuk mengedepankan pendekatan yang lebih humanis serta memperhatikan keberlangsungan hidup warga lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....