BRMP Gorontalo Perkuat Mitigasi Kekeringan Lewat Modernisasi

  • 02 Agt 2026 14:14 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung mitigasi potensi bencana kekeringan melalui penerapan modernisasi pertanian dan teknologi hemat air.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Konsolidasi Teknis Antisipasi dan Penanganan Potensi Bencana Kekeringan Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang diselenggarakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo. Pada kegiatan itu, Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo diwakili Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah I, Nitam Kasim

Forum diikuti unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan para pemangku kepentingan di bidang sumber daya air, pertanian, serta penanggulangan bencana. Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi potensi kekeringan pada musim kemarau 2026 sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pertanian dan ketersediaan air bagi masyarakat.

Berdasarkan paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Provinsi Gorontalo diperkirakan mengalami musim kemarau yang cukup ekstrem akibat pengaruh El Niño berkategori kuat. Curah hujan pada periode Juli hingga September 2026 diproyeksikan berada di bawah kondisi normal sehingga diperlukan langkah antisipatif untuk meminimalkan dampaknya terhadap sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Menanggapi kondisi tersebut, BRMP Gorontalo memaparkan sejumlah strategi Kementerian Pertanian dalam menghadapi ancaman kekeringan. Upaya tersebut meliputi percepatan Gerakan Pompanisasi, penggunaan varietas padi toleran kekeringan seperti Inpari, Inpago, dan Situbagendit, optimalisasi embung, long storage, sumur bor, serta pemanfaatan sumber air alternatif guna menjaga keberlanjutan usaha tani selama musim kemarau.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....