Pemkab Gorontalo Gelar Rakor Bahas Antisipasi Dampak Kemarau

  • 28 Jul 2026 22:35 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Ketersediaan air bersih, kondisi lahan pertanian, dan stabilitas pangan menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

Langkah-langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gorontalo Sofyan Puhi. Rapat dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, perangkat daerah, camat, kepala desa, dan lurah yang mengikuti kegiatan secara virtual dari Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Senin 27 Juli 2026.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, sejumlah desa kini mulai mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Sementara itu, lahan pertanian di beberapa wilayah juga dilaporkan mulai terdampak akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita perlu mengetahui kondisi riil di setiap wilayah agar langkah penanganan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sofyan.

Sofyan juga menekankan, laporan dari pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi bagian penting dalam memetakan kondisi serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Data tersebut diperlukan agar pemerintah daerah dapat menentukan langkah prioritas dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Motilango, Kecamatan Tibawa. Pemerintah daerah juga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya desa yang membutuhkan bantuan apabila musim kemarau terus berlangsung dan kondisi kekeringan semakin meluas.

Selain memantau ketersediaan air bersih, pemerintah daerah meminta setiap wilayah menyampaikan laporan terkait perkembangan harga kebutuhan pokok. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga serta menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah dampak musim kemarau.

Data yang dihimpun dari masing-masing wilayah akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun langkah penanganan lanjutan. Upaya tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan air bersih, dukungan terhadap sektor pertanian, serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....