El Nino Mulai Terasa, Gorontalo Tetap Diguyur Hujan Lokal di Musim Kemarau
- 25 Jul 2026 13:01 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Provinsi Gorontalo telah memasuki periode musim kemarau, namun hujan masih terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi ini menunjukkan karakter musim kemarau tahun 2026 tidak sepenuhnya kering karena masih dipengaruhi dinamika atmosfer yang memicu hujan bersifat lokal dengan intensitas relatif rendah.
Ahli Pengamat Bidang Meteorologi, Arimi Pratiwi Gani, menjelaskan secara klimatologis Gorontalo saat ini berada pada periode musim kemarau. Meski demikian, hujan lokal masih sesekali turun akibat dinamika atmosfer yang masih aktif.
“Untuk tahun ini karakter kemaraunya tidak sepenuhnya kering. Masih ada beberapa wilayah yang terjadi hujan, namun intensitas curah hujannya tidak terlalu tinggi dan lebih bersifat hujan-hujan lokal,” ujar Arimi.
Ia mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan anomali suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) di wilayah Indonesia, termasuk Gorontalo, pada periode Mei hingga Juli berada di kisaran 1,47. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator adanya potensi El Nino yang mulai berkembang.
Menurut Arimi, BMKG sebelumnya telah memprediksi fenomena El Nino pada tahun 2026 berpotensi mencapai kategori kuat. Dampaknya diperkirakan tidak hanya memengaruhi kondisi cuaca, tetapi juga berbagai sektor, terutama pertanian.
Berkurangnya intensitas hujan selama musim kemarau berpotensi mengurangi ketersediaan air di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas pertanian apabila berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Karena itu, masyarakat, khususnya para petani, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak musim kemarau yang dipengaruhi El Nino serta memanfaatkan ketersediaan air secara bijak untuk mengurangi risiko kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....