Permainan Tradisional Gorontalo Dinilai Sarat Nilai Pendidikan dan Kebersamaan
- 25 Jul 2026 13:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Permainan tradisional Gorontalo tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengandung nilai pendidikan, sosial, dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Setiap permainan dinilai memiliki makna tersendiri yang berperan dalam membentuk karakter, memperkuat kebersamaan, serta menjaga hubungan antarmasyarakat.
Akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Hasyim Mahmud Wantu, mengatakan seluruh permainan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur memiliki nilai edukatif yang patut dipertahankan. Menurutnya, jika dilihat dari perspektif pendidikan Islam, permainan tradisional menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.
Hasyim menjelaskan, permainan tradisional juga menjadi bagian dari momen yang mempererat silaturahmi. Berbagai kegiatan adat dan tradisi masyarakat pada masa lalu kerap menjadi ruang berkumpulnya keluarga besar, sehingga interaksi sosial tetap terjaga.
Ia menilai nilai kebersamaan yang lahir dari permainan tradisional masih sangat relevan di tengah kehidupan masyarakat saat ini. Karena itu, keberadaannya perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Berdasarkan hasil penelitiannya, Hasyim mengungkapkan bahwa tradisi lokal Gorontalo perlahan menghadapi ancaman kepunahan apabila tidak diwariskan secara berkelanjutan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena permainan tradisional merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Gorontalo yang memiliki nilai pendidikan dan karakter.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa permainan tradisional Gorontalo mampu menumbuhkan nilai kejujuran, disiplin, kerja sama, ketangkasan, hingga kepedulian sosial. Namun, keberadaannya kini semakin jarang dimainkan akibat pergeseran minat anak-anak ke permainan berbasis gawai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....