Pemprov Gorontalo Perkuat Rantai Pasok di Tengah Penurunan Hasil Tangkapan Ikan
- 23 Jul 2026 11:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Musim kemarau yang disertai angin timur mulai memengaruhi aktivitas nelayan di Provinsi Gorontalo. Kondisi laut yang kurang bersahabat menyebabkan hasil tangkapan ikan menurun, sehingga pasokan ikan di pasaran ikut berkurang.
Ketua Perkumpulan Sahabat Nelayan Boalemo, Roy Syawal, mengatakan angin dan arus laut pada musim timur membuat aktivitas melaut menjadi lebih sulit. Dampaknya, hasil tangkapan nelayan menurun dibandingkan hari-hari biasa.
“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, hasil tangkapan memang cukup terpengaruh oleh kondisi cuaca saat ini. Ikan yang paling banyak didapat masih ikan oci, sementara hasil tangkapan jenis ikan lainnya juga mengalami penurunan,” ujar Roy.
Ia menambahkan, satu basket ikan oci berisi sekitar 50 hingga 55 ekor saat ini dijual dengan harga berkisar Rp1.450.000 hingga Rp1.500.000. Menurutnya, musim kemarau dan angin timur menjadi penyebab utama berkurangnya hasil tangkapan nelayan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, mengatakan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan pasokan ikan. Salah satunya melalui perbaikan sistem rantai pasok, mulai dari proses pendaratan ikan, penanganan, hingga penyimpanan hasil tangkapan.
Menurut Aryanto, optimalisasi cold storage menjadi perhatian karena sebagian fasilitas penyimpanan beku belum berfungsi maksimal. Kondisi tersebut membuat ikan yang melimpah sulit disimpan, sehingga harus segera dijual dengan harga yang lebih rendah. Sebaliknya, ketika hasil tangkapan berkurang, stok ikan di penyimpanan juga tidak tersedia.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong diversifikasi produk olahan ikan sebagai bagian dari hilirisasi sektor perikanan. Berbagai jenis ikan dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya simpan lebih lama sehingga tetap dapat dimanfaatkan saat hasil tangkapan menurun.
Melalui penguatan rantai pasok dan diversifikasi produk perikanan, pemerintah berharap ketersediaan ikan bagi masyarakat tetap terjaga, sekaligus membantu nelayan menghadapi dampak musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....