IMM Gorontalo Ungkap Tantangan Besar Pemuda Menuju Indoneia Emas Tahun 2045
- 22 Jul 2026 13:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo– Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo menilai generasi muda akan menghadapi sejumlah tantangan besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Tantangan tersebut meliputi pemerataan kualitas pendidikan, penguasaan teknologi digital, hingga penguatan karakter dan nasionalisme.
Hal itu disampaikan Pemuda IMM Gorontalo, Yunus Pasau, kepada RRI saat memberikan pandangannya mengenai kesiapan pemuda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Yunus, bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan apabila didukung sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Pemuda diharapkan tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga bisa beradaptasi, kreatif, serta memiliki sikap dan karakter yang baik," ujarnya, Selasa 21 Juli 2026.
Yunus mengatakan tantangan pertama adalah masih belum meratanya kualitas pendidikan di berbagai daerah. Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan tenaga kerja yang belum memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk ikut berkontribusi mencari solusi terhadap persoalan pendidikan agar kualitas sumber daya manusia terus meningkat.
Selain pendidikan, Yunus menilai perkembangan teknologi juga menjadi tantangan besar. Menurutnya, kemajuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan otomatisasi mulai mengubah pola kerja di berbagai sektor.
Ia mengingatkan pemuda harus membekali diri dengan keterampilan masa depan, seperti penguasaan coding, analisis data, dan pemasaran digital agar mampu menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar menjadi pencari kerja.
Di sisi lain, Yunus juga menyoroti menurunnya nilai-nilai karakter dan nasionalisme akibat derasnya arus informasi serta pengaruh budaya luar.
Menurutnya, penguatan nilai Pancasila perlu terus dilakukan agar generasi muda tetap memiliki identitas kebangsaan yang kuat.
Tak hanya itu, ia menambahkan persoalan kesehatan mental dan perubahan iklim juga menjadi tantangan yang harus dihadapi pemuda.
Karena itu, ia mengajak generasi muda mempersiapkan diri secara intelektual, mental, dan sosial agar mampu menjadi generasi produktif yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....