SPMB 2026 Dinilai Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

  • 06 Jul 2026 12:02 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 dinilai tidak sekadar menjadi mekanisme penerimaan peserta didik baru, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas di seluruh daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komite SDN 27 Kota Selatan, Muslimin. Menurutnya, kebijakan SPMB harus dipandang sebagai instrumen pemerintah untuk memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan, sekaligus mendorong pemerataan jumlah peserta didik di setiap sekolah.

"SPMB tahun 2026 bukan hanya proses penerimaan murid baru, tetapi menjadi pintu masuk untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas," ujar Muslimin, Sabtu 4 Juli 2026.

Ia menilai masih adanya sekolah yang kuotanya belum terpenuhi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah jangkauan atau lokasi sekolah yang menjadi pilihan masyarakat. Selain itu, penerapan jalur domisili juga kerap membuat calon peserta didik tidak memilih sekolah terdekat karena memiliki keinginan bersekolah di sekolah tertentu.

Menurut Muslimin, persoalan terbesar justru terletak pada persepsi masyarakat yang masih menganggap hanya beberapa sekolah tertentu yang memiliki kualitas lebih baik dibandingkan sekolah lainnya.

"Padahal standar pendidikan, kualitas guru, layanan pendidikan, hingga sarana dan prasarana di sekolah-sekolah negeri pada dasarnya sama. Yang masih perlu dibangun adalah pemahaman masyarakat agar tidak hanya berorientasi pada sekolah favorit," katanya.

Ia menambahkan, tidak sedikit orang tua yang tetap mendaftarkan anaknya ke sekolah yang lokasinya jauh dari tempat tinggal karena menganggap sekolah tersebut lebih unggul, meski tersedia sekolah lain yang lebih dekat.

Menurut Muslimin, apabila persepsi tersebut dapat diubah, maka tujuan pemerintah dalam pemerataan peserta didik dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh sekolah akan lebih mudah tercapai.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua, dapat mendukung kebijakan SPMB dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bersekolah sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh sekolah dapat berkembang secara merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....