Cuaca dan Distribusi Jadi Pemicu Fluktuasi Harga Pangan Kota Gorontalo
- 03 Jul 2026 13:22 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Gorontalo mengungkapkan fluktuasi harga sejumlah bahan pokok dalam beberapa pekan terakhir dipengaruhi oleh kombinasi faktor cuaca dan terganggunya distribusi logistik.
Kepala Disperdagin Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto kepada RRI, menjelaskan produksi komoditas pangan dari sejumlah sentra pertanian, baik di Provinsi Gorontalo maupun daerah pemasok seperti Sulawesi Tengah, mengalami penurunan akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Menurutnya, berkurangnya hasil panen berdampak langsung terhadap pasokan bahan pangan yang masuk ke Kota Gorontalo sehingga memicu kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama cabai.
"Faktor pertama adalah cuaca. Produksi dari sentra-sentra pertanian mengalami penurunan sehingga pasokan ke Kota Gorontalo ikut berkurang," kata Haryono, Kamis 2 Juli 2026.
Selain faktor produksi, ia mengatakan distribusi logistik juga sempat terganggu akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang terjadi di berbagai daerah.
Kondisi tersebut menyebabkan proses pengangkutan bahan pokok menuju Gorontalo berjalan tidak optimal sehingga memengaruhi stabilitas pasokan di pasar.
"Kelangkaan solar juga berdampak terhadap distribusi bahan pokok menuju Kota Gorontalo sehingga ikut memengaruhi harga di tingkat pasar," ujarnya.
Haryono menambahkan, hingga kini ketergantungan Kota Gorontalo terhadap pasokan dari luar daerah masih cukup tinggi. Sejumlah komoditas strategis masih didatangkan dari luar Provinsi Gorontalo sehingga rentan terdampak apabila terjadi gangguan produksi maupun distribusi.
Karena itu, menurutnya, penguatan produksi lokal menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap daerah pemasok.
Pemerintah Kota Gorontalo terus melakukan pemantauan perkembangan harga setiap hari agar gejolak harga dapat segera diantisipasi melalui berbagai langkah intervensi apabila diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....