Kebutuhan Darah di Provinsi Gorontalo Capai 1.200 Kantong per Bulan
- 02 Jul 2026 12:31 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kebutuhan darah di Provinsi Gorontalo mencapai rata-rata 1.000 hingga 1.200 kantong setiap bulan. Meski permintaan relatif stabil, Palang Merah Indonesia (PMI) masih menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama pada periode-periode tertentu seperti bulan suci Ramadan.
Kepala Bidang Donor Darah PMI Provinsi Gorontalo, Leisyawati Ali, mengatakan permintaan darah setiap bulan hampir tidak mengalami perubahan yang signifikan. Namun, jumlah pendonor cenderung menurun pada waktu tertentu sehingga stok darah tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan.
“Rata-rata permintaan darah itu fluktuatif. Bisa seribu kantong per bulan sampai dengan seribu dua ratus kantong per bulan. Permintaannya itu setiap bulan hampir sama. Tetapi kembali lagi bahwa ada bulan-bulan tertentu kita memang bisa memenuhi stok darah, ada bulan tertentu yang memang lagi benar-benar kosong, contohnya di bulan suci Ramadan. Sementara permintaan masih tetap sama,” ujar Leisyawati.
Ia menegaskan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi PMI Provinsi Gorontalo dan PMI kabupaten/kota. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai langkah antisipasi, PMI terus melakukan berbagai inovasi dan memperluas pelaksanaan kegiatan donor darah. Saat ini, aksi donor darah telah menjadi bagian dari berbagai kegiatan dan event yang diselenggarakan di Gorontalo, sehingga mampu membantu menambah stok darah meski jumlah kantong yang terkumpul bervariasi.
“Banyak hal dan inovasi yang kami lakukan. Donor darah sekarang sudah menjadi salah satu bagian kegiatan di setiap event. Mau dapat 10, 20, ataupun 30 kantong darah, kami tetap sangat bersyukur karena setiap kantong darah sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan,” tambahnya.
PMI Provinsi Gorontalo berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela terus meningkat. Dengan partisipasi masyarakat yang lebih luas, ketersediaan stok darah diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan pasien di rumah sakit dapat terpenuhi sepanjang tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....