Endah: PENAS Memberikan Banyak Manfaat Bagi Petani dan Nelayan

  • 25 Jun 2026 05:18 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID. Gorontalo–Berbagai ilmu pengetahuan dan inovasi yang diperoleh selama mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo akan menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk diterapkan di daerah masing-masing. Hal itu disampaikan Ketua kelompok Tani Kampung Anggur Puma Tiga di daerah s.andai Banjarmasin Endah Sulistiorini, Rabu 24 Juni 2026.

Menurutnya, PENAS Petani dan Nelayan memberikan banyak manfaat, khususnya dalam menambah wawasan mengenai perkembangan teknologi pertanian, metode budidaya yang lebih modern, hingga strategi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

"Kami memperoleh banyak ilmu dan pengalaman selama mengikuti PENAS XVII di Gorontalo. Berbagai inovasi dan teknologi yang diperkenalkan di sini sangat bermanfaat, dan kami berkomitmen untuk menerapkannya di Banjarmasin serta wilayah Kalimantan Selatan," ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah materi yang dipelajari melalui gelar teknologi, temu profesi, pameran inovasi, dan diskusi bersama petani dari berbagai daerah akan menjadi referensi dalam memperkuat sektor pertanian di daerahnya.

Dikatakan, pertukaran pengalaman antarpeserta menjadi salah satu nilai tambah dari penyelenggaraan PENAS. Para petani tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung penerapan teknologi dan praktik pertanian yang telah berhasil dikembangkan di berbagai daerah.

"Kami bisa berdiskusi langsung dengan petani, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Pengalaman seperti ini sangat berharga karena membuka wawasan tentang berbagai cara meningkatkan hasil pertanian yang dapat disesuaikan dengan kondisi daerah kami," katanya.

Endah menambahkan, sepulang dari Gorontalo, pihaknya akan menyampaikan hasil pembelajaran tersebut kepada anggota KTNA, kelompok tani, serta para penyuluh pertanian di Banjarmasin agar manfaat PENAS XVII dapat dirasakan lebih luas.

"Kami ingin ilmu yang kami peroleh tidak berhenti pada peserta yang hadir saja. Kami akan berbagi pengalaman kepada petani di daerah agar inovasi yang kami pelajari bisa diterapkan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian," ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan PENAS XVII di Provinsi Gorontalo yang dinilai sukses dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dari berbagai provinsi.

"Selain mendapatkan ilmu, kami juga merasakan keramahan masyarakat Gorontalo dan pelayanan panitia yang sangat baik. Ini menjadi pengalaman yang tidak akan kami lupakan," ucap Enda.

PENAS XVII di Provinsi Gorontalo menjadi ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring, serta mendorong penerapan inovasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....