Pemkab Gorontalo Perkuat Upaya Penurunan Stunting lewat Bantuan Ayam Buras

  • 12 Jun 2026 15:14 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyalurkan bantuan ternak ayam buras kepada keluarga berisiko stunting di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat, Kamis 11 Juni 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konsumsi protein hewani, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di di Kabupaten Gorontalo.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi. Penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan hewan serta inseminasi buatan (IB) gratis. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengintegrasikan intervensi gizi dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Menurut Sofyan, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan dan pemantauan pertumbuhan anak, tetapi juga harus didukung dengan peningkatan akses keluarga terhadap pangan bergizi, khususnya protein hewani.

“Bantuan ayam buras ini diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh keluarga penerima manfaat. Hasilnya, baik telur maupun daging, dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan ibu hamil,” ujarnya.

Sofyan menambahkan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar ternak dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi serta gizi dalam jangka panjang. Karena itu, Ia mengintriksikan dinas teknis dan penyuluh lapangan untuk terus mendampingi keluarga penerima manfaat agar usaha peternakan yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo Endi Triyanto Manyoe mengatakan, Desa Haya-Haya dan Desa Hutabohu telah ditetapkan sebagai lokasi percontohan program percepatan penurunan stunting berbasis kemitraan multipihak.

Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada 30 keluarga penerima manfaat. Masing-masing keluarga menerima 20 ekor ayam buras yang terdiri dari 18 ekor betina dan dua ekor jantan, lengkap dengan bantuan pakan.

"Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap ketersediaan protein hewani di tingkat rumah tangga dapat meningkat sehingga mendukung target penurunan angka stunting yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....