Tiga Sekolah di Paguyaman Terintegrasi dalam Kawasan Pendidikan Nasional
- 11 Jun 2026 21:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Tiga sekolah di Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, akan diintegrasikan dalam satu kawasan pendidikan terpadu melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang akan dibangun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Tiga satuan pendidikan yang akan bergabung dalam kawasan tersebut yakni SD Negeri 3 Paguyaman, SMP Negeri 1 Paguyaman, dan SMA Negeri 1 Paguyaman. Kawasan ini dirancang menjadi pusat pendidikan terpadu dengan dukungan berbagai fasilitas pembelajaran dan sarana penunjang lainnya.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengatakan Kecamatan Paguyaman dipilih sebagai lokasi pembangunan SNT karena dinilai paling siap memenuhi persyaratan dari pemerintah pusat, terutama dari sisi kesiapan lahan dan dukungan masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi masa depan Boalemo yang lebih unggul,” kata Rum Pagau, Senin 8 Juni 2026.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam percepatan realisasi program tersebut. Sejumlah warga bahkan menyatakan kesediaannya menghibahkan sebagian lahan untuk mendukung pembangunan kawasan pendidikan terpadu.
Pemerintah Kabupaten Boalemo juga memastikan masyarakat yang menghendaki penyelesaian berupa ganti rugi atas penggunaan lahan akan difasilitasi sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Kawasan Sekolah Nasional Terintegrasi nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan pengembangan keterampilan, seperti lapangan sepak bola dengan lintasan lari, gelanggang olahraga tertutup, kolam renang, serta fasilitas pembelajaran bidang pertanian dan peternakan.
Rum Pagau menyampaikan, apabila seluruh persyaratan administratif dan teknis dapat diselesaikan sesuai jadwal, maka pembangunan kawasan pendidikan tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus atau September 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahmad Sarman, menjelaskan bahwa sistem pembelajaran di SNT akan mengusung pendekatan STEM yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan penguatan seni serta olahraga.
Ia menegaskan, konsep Sekolah Nasional Terintegrasi berbeda dengan Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama atau boarding school. SNT tetap menjalankan proses pendidikan secara reguler tanpa sistem berasrama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....