DPRD Provinsi Gorontalo Dorong Penguatan BLK untuk Siapkan SDM Unggul

  • 11 Jun 2026 09:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mendorong percepatan penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo agar mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan usai kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Ridwan Monoarfa didampingi Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Jeri Kiswanto, serta Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Binalavotas, Darmawansyah, dan Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi, Andri Susila.

Pertemuan membahas berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan fungsi BLK Provinsi Gorontalo sebagai pusat pengembangan keterampilan tenaga kerja yang mampu menjawab kebutuhan pasar kerja, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Ridwan Monoarfa menjelaskan, salah satu persoalan yang perlu segera dituntaskan adalah penyelesaian administrasi lahan seluas sekitar 21 hektare agar dapat dialihkan ke Kementerian Ketenagakerjaan guna mendukung pengembangan BLK secara maksimal.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar BLK Gorontalo memiliki struktur pengelolaan yang lebih mandiri dan tidak lagi berinduk pada BLK Ternate. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat pelaksanaan program pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

“BLK harus mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang dapat melatih generasi muda Gorontalo sesuai kebutuhan industri dan peluang kerja yang tersedia,” ujar Ridwan.

Dalam pertemuan itu juga dibahas pentingnya penyusunan program pelatihan berbasis potensi unggulan daerah, sehingga lulusan BLK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha secara mandiri.

Melalui penguatan BLK, DPRD Provinsi Gorontalo berharap kualitas tenaga kerja daerah semakin meningkat, angka pengangguran dapat ditekan, serta peluang kerja bagi generasi muda Gorontalo semakin terbuka luas.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengembangan pelatihan vokasi guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....