Sekolah Nasional Terintegrasi Boalemo Butuh Dukungan Pembebasan Lahan

  • 09 Jun 2026 20:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dengan menggelar rapat bersama masyarakat Kecamatan Paguyaman terkait pembebasan lahan, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Paguyaman, Senin (8/6/2026).

Rapat dipimpin langsung Bupati Boalemo, Rum Pagau, didampingi Wakil Bupati Lahmudin Hambali, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Paguyaman, serta unsur Muspika Kecamatan Paguyaman.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rum Pagau menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang ditujukan untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, pemerintah daerah mendapat tugas menyiapkan lahan sebagai syarat utama pembangunan karena fasilitas yang akan dibangun dalam kawasan sekolah tersebut tergolong lengkap dan terpadu.

“Sekolah Nasional Terintegrasi ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut,” ucap Rum Pagau.

Ia menjelaskan, konsep SNT mengintegrasikan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan sehingga memudahkan akses pendidikan bagi masyarakat. Selain ruang belajar, kawasan sekolah juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk sarana olahraga dan infrastruktur lainnya yang menunjang proses pendidikan.

“Di Sekolah Nasional Terintegrasi akan dibangun fasilitas olahraga seperti stadion dan berbagai fasilitas lain yang menjadi kebutuhan sekolah,” kata Rum Pagau.

Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Boalemo patut bersyukur karena tetap memperoleh sejumlah program strategis dari pemerintah pusat meski kondisi anggaran nasional sedang mengalami efisiensi.

Ia menyebut, sebelumnya Boalemo telah mendapatkan program Sekolah Rakyat Unggulan yang diperuntukkan bagi masyarakat desil satu dan desil dua di Kecamatan Wonosari, serta pembangunan Sekolah Garuda di Kecamatan Tilamuta.

“Program ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Boalemo. Sekolah Rakyat Unggulan dibangun untuk membantu pengentasan kemiskinan, dan kini kita kembali mendapatkan Sekolah Nasional Terintegrasi,” tambahnya.

Rum Pagau berharap masyarakat Paguyaman dapat mendukung proses pembebasan lahan dan berbagai program pembangunan pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Saya berharap seluruh masyarakat mendukung program-program yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Boalemo, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pendidikan generasi mendatang,” tutupnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....