Tuan Rumah, Petani di Limboto Siap Ikut PENAS Petani dan Nelayan 2026
- 03 Jun 2026 13:42 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Para petani di Limboto Kabupaten Gorontalo mulai menunjukkan kesiapan menghadapi pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan Tahun 2026 yang akan dipusatkan di daerah tersebut. Kesiapan itu terlihat dari meningkatnya perhatian petani terhadap pemanfaatan teknologi pertanian dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, PENAS 2026 akan menjadi ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh pertanian, serta pelaku usaha pertanian dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting bagi petani untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan dalam mengelola usaha pertanian secara lebih modern.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Gorontalo memiliki peluang besar untuk memperkenalkan berbagai potensi pertanian daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan pengembangan sektor pertanian melalui pertukaran informasi, pengalaman, dan teknologi.
Penyuluh Pertanian Kecamatan Limboto, Roman Tondayu, mengatakan para petani di Kabupaten Gorontalo pada dasarnya siap menyambut pelaksanaan PENAS 2026 karena kegiatan tersebut diyakini membawa manfaat bagi kemajuan pertanian daerah.
“Para petani pada umumnya siap menghadapi pelaksanaan PENAS 2026 karena kegiatan ini akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Gorontalo,” ucap Roman Tondayu kepada RRI, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, PENAS bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi petani untuk memperoleh pengetahuan baru mengenai teknologi pertanian yang dapat diterapkan dalam meningkatkan produktivitas usaha tani.
“PENAS menjadi sarana peningkatan pengetahuan petani terkait teknologi pertanian modern yang perlu diterapkan agar hasil pertanian semakin baik dan mampu bersaing,” kata Roman.
Ia menilai penguatan kapasitas petani menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Gorontalo. Dengan kemampuan yang terus meningkat, petani diharapkan mampu menghasilkan produk pertanian yang lebih berkualitas.
Selain peningkatan kapasitas, para penyuluh pertanian juga terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani di tingkat kecamatan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan petani semakin siap mengikuti berbagai rangkaian kegiatan PENAS 2026.
“Pendampingan kepada kelompok tani terus dilakukan agar mereka lebih siap menghadapi pelaksanaan PENAS serta mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk pengembangan usaha pertanian,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....