Wabup Gorut: Pancasila Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Global

  • 04 Jun 2026 09:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Gorontalo Utara yang dirangkaikan dengan Apel KORPRI dan Apel Kerja Awal Bulan Juni di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”. Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gorontalo Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, para asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar teks sejarah atau dasar negara yang dihafalkan, melainkan merupakan jangkar moral yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga arah pembangunan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

“Pancasila adalah jangkar moral kita. Nilai-nilainya sangat krusial untuk menghadapi berbagai tantangan modern saat ini, mulai dari disrupsi teknologi yang masif hingga dinamika perubahan geopolitik global yang semakin kompleks,” ujar Nurjanah Hasan Yusuf.

Wabup Nurjanah menjelaskan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, mengandung pesan yang sangat kuat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan suku, budaya, agama, dan bahasa yang harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam membangun perdamaian dunia. Pancasila mengajarkan pentingnya toleransi, gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai fondasi kehidupan yang harmonis.

Lebih lanjut, Nurjanah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai sarana refleksi bersama terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga persatuan bangsa. Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan semangat kebersamaan dan persatuan yang kuat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan,” katanya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Gorontalo Utara untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta meningkatkan semangat gotong royong sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus terpelihara di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat dan menjadi landasan utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, harmonis, dan berkelanjutan.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....