Pakar Nilai Gorontalo Potensial Kembangkan Udang Vaname

  • 26 Mei 2026 08:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pakar perikanan Indonesia, Hasanuddin Atjo, menilai wilayah pesisir Provinsi Gorontalo memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya udang vaname, khususnya di kawasan pesisir Laut Sulawesi dan Teluk Tomini.

Menurut Hasanuddin, budidaya udang vaname sangat cocok dikembangkan di wilayah pesisir Gorontalo, namun tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis agar produksi dapat berjalan optimal.

“Vaname ini cocok pada wilayah pesisir, baik di wilayah Teluk Tomini maupun Laut Sulawesi. Hanya saja ada persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya kadar salinitas minimal sekitar 10 per mil,” ujar Hasanuddin, Senin 25 Mei 2026.

Ia menjelaskan, selain kondisi lingkungan, pengembangan teknologi budidaya juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas tambak udang di Gorontalo.

Menurutnya, petambak disarankan mulai menerapkan sistem nursery atau pembesaran awal benih sebelum ditebar ke tambak produksi utama.

Hasanuddin mengatakan metode tersebut dinilai lebih efektif dibanding penebaran benih langsung dari hatchery, terutama jika benih didatangkan dari luar daerah seperti Palu atau Makassar.

“Dengan sistem nursery sekitar 10 sampai 12 hari, risiko kematian benih bisa ditekan karena udang yang ditebar sudah lebih sehat dan siap dibesarkan,” jelasnya.

Ia juga mendorong Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo untuk menghadirkan tambak percontohan nursery sebagai bagian dari pengembangan budidaya udang modern di daerah.

Menurut Hasanuddin, teknologi nursery yang mulai diterapkan di Indonesia tersebut terbukti mampu meningkatkan hasil produksi tambak udang secara signifikan.

Pengembangan budidaya udang vaname dinilai dapat menjadi salah satu sektor potensial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Provinsi Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....