Puluhan Guru di Gorontalo Mendapat Pelatihan Penggunaan Teknologi AI
- 23 Mei 2026 20:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak 84 guru jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMK dari Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Bone Bolango mendapatkan pelatihan inovatif berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui kegiatan workshop transformasi kompetensi digital di era Society 5.0, di Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Gorontalo, Sabtu 23 Mei 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Mahasiswa Program Studi S2 Teknologi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo bekerja sama dengan KGTK Provinsi Gorontalo.
Ketua panitia kegiatan, Ferna Vandi Suharto Mooduto mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari teori yang mereka pelajari dalam mata kuliah Desain dan Pengelolaan Diklat. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini.
"Di era saat ini kita melihat guru itu tidak bisa lagi hanya melakukan proses pembelajaran secara konvensional, tapi juga harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi khususnya AI," tuturnya.
"Penggunaan AI ini sangat bermanfaat sekali bagi guru-guru, tapi sejauh ini kami melihat masih banyak yang belum menggunakannya karena berbagai faktor. Untuk itu kami memfasilitasi kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi mereka," tambahnya.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris. Hadir menjadi salah satu narasumber dan membuka secara resmi kegiatan tersebut, Ia menekankan bahwa penguasaan teknologi berbasis AI kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh para guru. Ia berharap, pelatihan ini mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gorontalo ke depan.
"Di era globalisasi dan tantangan jaman saat ini, penguasaan teknologi AI menjadi hal yang wajib bagi para guru. Untuk itu, para guru dari berbagai kecamatan kami hadirkan dalam kegiatan ini dengan harapan bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gorontalo," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi S2 Teknologi Pendidikan Program Pascasarjana UNG, Abd Aziz Bouty menyebut, penggunaan teknologi AI saat ini menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari, termasuk termasuk di bidang pendidik. Namun, pemanfaatan AI juga harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi agar dapat digunakan secara tepat dan efektif dalam proses pembelajaran.
"Di era Society 5.0 ini, pengembangan-pengembangan teknologi itu lebih dekat dengan manusia. Kami memiliki beberapa penelitian, banyak guru-guru ini merasa penggunaan teknologi ini sangat bermanfaat, tapi belum diimbangi dengan keterampilan. Melalui kegiatan ini kami mencoba agar paling tidak guru-guru ini termotivasi dan bisa memanfaatkan teknologi AI dalam bekerja," tandasnya.
Meski hanya berlangsung satu hari, kegiatan ini dimaksimalkan dengan menghadirkan empat narasumber yang berkompeten di bidangnya. Selain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, terdapat juga perwakilan KGTK Provinsi Gorontalo Sutrisni Adji, serta dua dosen Universitas Negeri Gorontalo Dian Novian dan Wiwy Triyanti Pulukadang.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital serta lebih adaptif dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....