Puskesmas di Gorontalo Terkendala Jaringan saat Jalankan CKG

  • 22 Mei 2026 03:40 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo– Mayoritas puskesmas di Provinsi Gorontalo masih menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), terutama terkait gangguan jaringan internet dan penginputan data aplikasi layanan kesehatan.

Ketua Tim Kerja CKG Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Rahmiyati Arsyad kepad RRI, mengatakan hambatan tersebut banyak dikeluhkan puskesmas, khususnya yang berada di wilayah dengan akses internet terbatas.

“Keluhan rata-rata dari puskesmas itu terkait gangguan jaringan saat penginputan aplikasi. Apalagi aplikasi Sehat Indonesia ini sering mengalami maintenance karena pengembangan sistem,” ujar Rahmiyati, Kamis 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, proses maintenance aplikasi kerap menyebabkan penginputan data pasien menjadi terhambat. Selain itu, sejumlah puskesmas juga mengalami kendala keterbatasan jaringan internet, terutama di daerah terpencil.

Menurut Rahmiyati, selain persoalan jaringan, kendala lain juga berkaitan dengan BMHP atau Bahan Medis Habis Pakai yang dibutuhkan dalam pelaksanaan layanan kesehatan di puskesmas.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo saat ini terus melakukan penguatan terhadap tata laksana penginputan data CKG agar seluruh proses pelayanan dapat tercatat dengan baik hingga menghasilkan rapor kesehatan pasien.

“Banyak pasien yang setelah screening terindikasi penyakit seperti hipertensi dan lainnya. Nah, penginputannya harus sampai selesai agar pasien mendapatkan rapor hasil pemeriksaan,” jelasnya.

Rahmiyati menambahkan, beberapa puskesmas sebenarnya telah melaksanakan screening dan pengobatan kepada pasien, namun proses pelaporan masih terkendala akibat jaringan internet dan sistem aplikasi.

Karena itu, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan dan penguatan di tingkat provinsi guna mendukung kelancaran pelaksanaan program CKG di seluruh wilayah Gorontalo.

“Upaya perbaikan terus kami lakukan agar pelaksanaan CKG bisa berjalan lebih optimal ke depan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....