Banjir Olimohulo Dapat Perhatian Serius Pemkab Gorontalo
- 22 Mei 2026 01:53 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan penanganan banjir yang kembali melanda Desa Olimohulo, Kecamatan Asparaga, menjadi perhatian serius. Dari pantauan yang dilakukan, kondisi di lapangan dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan langkah penanganan menyeluruh, Selasa 19 Mei 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo, Risman Umar mengatakan, pihaknya telah turun langsung meninjau lokasi pascabanjir guna melihat kondisi riil serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan.
“Sebelumnya saya sudah melihat langsung kondisi di lokasi. Memang membutuhkan revitalisasi karena kapasitas saluran yang ada saat ini sudah tidak memadai,” ujar Risman.
Menurutnya, banjir yang kerap terjadi saat musim hujan disebabkan debit air yang masuk jauh melebihi kapasitas saluran yang ada. Infrastruktur yang selama ini dianggap sebagai jembatan, sebenarnya hanya berupa gorong-gorong dengan daya tampung terbatas.
“Ketika hujan deras, volume air sangat besar sehingga tidak mampu tertampung lagi. Jadi ini bukan jembatan besar, melainkan gorong-gorong,” jelasnya.
Risman menambahkan, Pemerintah Kecamatan Asparaga akan segera mengusulkan penanganan lanjutan melalui proposal kepada Bupati Gorontalo sebagai bagian dari percepatan penanganan banjir di wilayah tersebut. Untuk penanganan awal, Pemkab Gorontalo akan memanfaatkan anggaran pemeliharaan jembatan guna melakukan normalisasi dan perbaikan sementara di lokasi terdampak.
“Kami tetap berupaya mencari solusi meski di tengah keterbatasan anggaran daerah,” katanya.
Namun demikian, menurut Risman, normalisasi sungai dan pengangkatan sedimen saja belum cukup untuk mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Kalau hanya membersihkan aliran sungai, saat hujan besar banjir tetap berpotensi terjadi. Karena itu dibutuhkan pembangunan jembatan yang lebih besar dan representatif,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penanganan tersebut penting dilakukan untuk mencegah dampak kerusakan yang lebih luas terhadap fasilitas umum maupun permukiman warga.
“Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan bisa berdampak pada kerusakan jalan, fasilitas pendidikan, hingga rumah masyarakat,” tandas Risman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....