Loka Monitor SFR Gorontalo Dorong Penguatan Konektivitas Digital
- 20 Mei 2026 14:54 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Gorontalo, Hamzah, SH, MH, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dalam kegiatan Diseminasi Informasi dan Edukasi Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Sumber Daya Spektrum Frekuensi Radio yang digelar di Ballroom Hulondhalo, Rabu (20/5/2026).
Saat diwawancarai RRI seusai kegiatan tersebut, Hamzah mengatakan tingginya partisipasi dari berbagai unsur menunjukkan adanya semangat bersama dalam memperkuat konektivitas digital di Gorontalo. Ia menegaskan, kegiatan diseminasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperbarui pemahaman mengenai regulasi penggunaan spektrum frekuensi radio dan standar layanan telekomunikasi.
“Alhamdulillah kami senang sekali antusiasme dari seluruh sahabat Infradigi, stakeholder serta mitra. Kami senang pesan-pesan penguatan konektivitas digital bisa tersampaikan dengan baik dan harapannya seluruh mitra stakeholder baik dari government, industry, masyarakat dan akademisi semua bisa punya spirit yang sama untuk sama-sama kita menguatkan konektivitas digital di Gorontalo,” ujar Hamzah.
“Kegiatan Diseminasi Informasi dan Edukasi Publik terhadap kebijakan penggunaan sumber daya spektrum frekuensi radio kali ini bukan sama sekali tentang seremonial yang berulang, tetapi memang dipastikan untuk mengupdate regulasi, menggugah kembali bagi kita semua untuk menaati regulasi penggunaan spektrum frekuensi radio, patuh pada standar layanan telekomunikasi dan yang terpenting adalah bagaimana kita membangun kesinambungan ikhtiar untuk meningkatkan coverage, menguatkan konektivitas digital,” jelasnya

Menurut Hamzah, tema sentral yang diangkat tahun ini adalah “Memperkuat Konektivitas Digital: Pembaruan Regulasi dan Kebijakan tentang Infrastruktur Digital”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pengembangan jaringan telekomunikasi dan akses digital yang merata di daerah.
Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah pembaruan yang disampaikan dalam kegiatan tahun ini, termasuk visi baru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
“Meski memang setiap tahun kegiatan ini selalu dilaksanakan, ada hal baru yang kita sampaikan kepada seluruh yang hadir. Salah satunya adalah new vision dari Komdigi atau MCDA yang terhubung, tumbuh dan terjaga,” katanya.
Selain itu, para narasumber turut memaparkan tugas-tugas baru yang berkaitan dengan pengawasan kualitas layanan operator telekomunikasi seluler atau Quality of Service (QoS), hingga pemetaan wilayah yang masih membutuhkan akses telekomunikasi.
“Kemudian teman-teman saya sebagai narasumber tadi menyampaikan ada tugas-tugas baru seperti kualitas layanan atau QoS, operator telekomunikasi seluler dan juga yang saya sampaikan di awal, kita mendapatkan tugas untuk meningkatkan coverage, khususnya memetakan dulu daerah mana yang membutuhkan akses segera dan selama ini belum terlayani,” tutup Hamzah. (RA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....