Pemkab Gorontalo Gandeng Koperasi Buka Potensi Ekonomi Komoditas Nilam
- 20 Mei 2026 00:09 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai melirik serius tanaman nilam sebagai komoditas ekonomi baru daerah. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Koperasi Infinity Alam Lestari, di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa 19 Mei 2026.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Direktur Koperasi Infinity Alam Lestari, Engeline Hennriette.
Bupati Sofyan Puhi mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan awal pengembangan nilam yang berlokasi di kawasan Bumi Perkemahan Bongohulawa. Menurutnya, program ini akan menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Gorontalo.
“Kerja sama ini menjadi tanggung jawab bersama agar pengembangan nilam di Kabupaten Gorontalo bisa berjalan baik dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, pengembangan nilam juga akan diperkuat melalui kerja sama teknis lanjutan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Selain fokus pada budidaya, Pemkab Gorontalo juga mulai menyiapkan promosi produk turunan nilam pada ajang Pekan Nasional (PENAS) yang akan digelar di Gorontalo pada Juni mendatang.
Produk hilirisasi nilam tersebut rencananya akan ditampilkan dalam Expo PENAS sebagai bagian dari promosi potensi ekonomi daerah.
“Harapannya produk-produk ini bisa menjadi identitas baru Kabupaten Gorontalo dan menarik perhatian peserta maupun tamu dari luar daerah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Koperasi Infinity Alam Lestari, Engeline Hennriette, mengungkapkan bahwa penanaman nilam sebenarnya telah mulai dilakukan di beberapa lokasi sebelum penandatanganan kerja sama tersebut.
Ia optimistis pengembangan nilam di Kabupaten Gorontalo memiliki prospek besar, terutama untuk mendukung industri minyak atsiri dan berbagai produk turunannya.
“Kami bersyukur bisa terlibat dalam pengembangan nilam di Gorontalo dan ikut ambil bagian dalam PENAS melalui produk-produk hasil hilirisasi nilam,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....