ATS Kabupaten Gorontalo Tertinggi di Provinsi Gorontalo
- 18 Mei 2026 13:12 WIB
- Gorontalo
Gorontalo — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo mencatat angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan data dasbor ATS Kementerian Pendidikan, jumlah ATS di Kabupaten Gorontalo saat ini mencapai sekitar 8.500 anak.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Agustin, kepada RRI saat membahas persoalan anak tidak sekolah di daerah tersebut. Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Agustin, ATS terbagi dalam tiga kategori, yakni anak yang belum pernah bersekolah, anak lulus tetapi tidak melanjutkan pendidikan, serta anak putus sekolah atau drop out.
“Ketiga jenis ATS ini tentu membutuhkan penanganan yang berbeda-beda sesuai dengan jenis permasalahan yang dihadapi,” ujar Agustin.
Ia menjelaskan, tingginya angka ATS di Kabupaten Gorontalo dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, lingkungan sosial, hingga rendahnya motivasi anak untuk kembali bersekolah.
Selain itu, pernikahan usia dini juga menjadi salah satu penyebab masih tingginya angka putus sekolah di daerah tersebut.
“Ada juga anak-anak yang sudah bekerja, kemudian memilih tidak melanjutkan pendidikan. Bahkan ada yang menikah muda sehingga tidak lagi mengikuti proses belajar,” jelasnya.
Agustin menambahkan, luas wilayah Kabupaten Gorontalo turut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan ATS. Kondisi geografis yang mencakup wilayah dataran rendah, pegunungan hingga pesisir laut membuat proses pendataan dan pendampingan tidak mudah dilakukan.
Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai langkah penanganan bersama pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan pihak terkait agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali memperoleh akses pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....