Erawati Berjuang Menyelamatkan Bahasa Bonda dari Kepunahan
- 11 Mei 2026 11:12 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas, jati diri, sekaligus warisan budaya yang mencerminkan sejarah dan kehidupan suatu masyarakat. Namun di tengah perkembangan teknologi, modernisasi, dan perubahan pola komunikasi masyarakat saat ini, keberadaan bahasa daerah perlahan mulai terpinggirkan. Generasi muda kini lebih akrab dengan bahasa modern dan bahasa gaul dibandingkan bahasa ibu yang diwariskan leluhur mereka sendiri.
Kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat Gorontalo, khususnya terhadap keberadaan Bahasa Bonda yang kini mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Bonda merupakan bahasa pendahulu yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Gorontalo dan memiliki nilai historis serta kultural yang sangat tinggi. Bahasa ini dahulu menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat dan menjadi salah satu fondasi komunikasi masyarakat Gorontalo di masa lampau.
Namun seiring berjalannya waktu, penggunaan Bahasa Bonda terus mengalami penurunan. Saat ini, bahasa tersebut lebih banyak berkembang dan digunakan di wilayah Kecamatan Suwawa dan Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango. Bahkan di beberapa lingkungan masyarakat, anak-anak sudah tidak lagi mengenal maupun memahami bahasa ibu tersebut.
Fenomena ini menjadi perhatian serius berbagai pihak karena jika tidak segera dilakukan upaya pelestarian, Bahasa Bonda dikhawatirkan akan hilang dan hanya menjadi bagian dari sejarah budaya Gorontalo.
Pelestarian bahasa daerah dinilai penting untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam memahami, menggunakan, sekaligus menjaga bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya Gorontalo. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, upaya menjaga bahasa daerah juga membutuhkan keterlibatan tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak belajar berbahasa.
Salah satu sosok yang kini aktif memperjuangkan pelestarian Bahasa Bonda adalah Ibu Era, seorang pensiunan guru di Kabupaten Bone Bolango. Dengan penuh kepedulian, dirinya terus mengajak masyarakat untuk mempertahankan penggunaan Bahasa Bonda agar tidak punah ditelan perkembangan zaman.
Menurut Ibu Era, kondisi saat ini cukup memprihatinkan karena banyak anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya yang sudah tidak lagi mampu menggunakan Bahasa Bonda dalam percakapan sehari-hari. Hal tersebut terjadi karena bahasa ibu mulai jarang diajarkan di lingkungan keluarga.
“Sekarang anak-anak sudah banyak yang tidak tahu berbahasa Bonda karena bahasa ibu ini tidak lagi diajarkan dari rumah. Padahal bahasa ini merupakan warisan budaya yang harus dijaga,” ungkapnya.(Sabtu,09/05/2026)
Ia memperkirakan saat ini hanya sekitar 50 persen masyarakat yang masih mampu menggunakan Bahasa Bonda, khususnya di Desa Bondauna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa adanya upaya nyata, maka generasi mendatang dikhawatirkan tidak lagi mengenal bahasa leluhur mereka sendiri.
Karena itu, Ibu Erawati Umar berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mendukung pelestarian Bahasa Bonda melalui berbagai program pendidikan dan budaya. Ia juga mengajak masyarakat serta generasi muda untuk mulai membiasakan penggunaan Bahasa Bonda dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, menjaga bahasa daerah berarti menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Dukungan dari masyarakat, pemerintah desa, tokoh adat, dan lembaga pendidikan dinilai menjadi kunci penting agar Bahasa Bonda tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Di tengah derasnya pengaruh budaya modern, perjuangan menjaga bahasa daerah menjadi tantangan tersendiri. Namun semangat para pegiat budaya seperti Ibu Era menjadi harapan agar Bahasa Bonda tetap bertahan sebagai bagian dari kekayaan budaya Gorontalo yang tidak ternilai harganya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....