Perkuat Moderasi Beragama, Kesbangpol Kabgor-FKUB Bahas Sejumlah Isu

  • 08 Mei 2026 22:30 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar rapat bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Kantor Kesbangpol, Selasa 5 Mei 2026. Rapat tersebut membahas penguatan moderasi beragama serta upaya menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika politik dan sosial di Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo, Burhan Ismail. Dalam forum itu, Ia menekankan bahwa meski Gorontalo dikenal sebagai daerah religius dengan julukan “Serambi Madinah”, potensi intoleransi tetap ada dan perlu diantisipasi sejak dini.

Kesbangpol menilai sinergi antara FKUB dan pemerintah daerah menjadi penting dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui dialog, edukasi, dan pencegahan konflik sosial.

“FKUB merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam merawat kerukunan umat beragama,” ujar Burhan.

Sejumlah isu turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut, di antaranya minimnya pembahasan toleransi sebelum muncul konflik, perlunya ruang dialog berkelanjutan, serta belum meratanya pemahaman masyarakat terhadap rekomendasi FKUB.

Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Agama dinilai perlu diperkuat, termasuk dalam sosialisasi tugas dan fungsi FKUB kepada masyarakat. Penggunaan media sosial juga menjadi sorotan karena dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana edukasi, bahkan kerap menjadi ruang penyebaran paham intoleransi.

Rapat turut membahas kendala dalam pendirian rumah ibadah non-Muslim serta pentingnya penguatan kembali nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi toleransi di Gorontalo.

"Toleransi menjadi syarat utama dalam pembangunan daerah, dan peran FKUB sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Gorontalo," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....