Finalisasi Aset Lahan Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi

  • 04 Mei 2026 21:42 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Kepala Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Wilayah Gorontalo menghadiri rapat finalisasi aset tanah program hilirisasi ayam terintegrasi yang diselenggarakan oleh Gubernur Gorontalo. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memastikan kesiapan lahan sebagai salah satu komponen utama dalam implementasi program tersebut.

Rapat ini turut dihadiri perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, serta perwakilan dari Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo sebagai lokasi prioritas pelaksanaan program. Sejumlah instansi teknis lainnya juga hadir untuk memberikan masukan sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Dalam rapat tersebut dibahas perkembangan tahapan persiapan program hilirisasi ayam terintegrasi yang telah menunjukkan progres signifikan. Tahapan tersebut meliputi penyusunan studi kelayakan (feasibility study), penugasan Danantara, pelaksanaan groundbreaking, kerja sama sewa lahan, pengurusan perizinan, serta proses pemilihan mitra usaha. Secara keseluruhan, capaian tahapan tersebut telah mencapai rata-rata 67 persen, yang mencerminkan komitmen kuat seluruh pihak dalam mempercepat realisasi program strategis tersebut.

Selain itu, rapat juga menyoroti perkembangan penyusunan data dukung ekosistem hilirisasi ayam terintegrasi di lima provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Lampung. Data yang dihimpun mencakup jumlah peternak, populasi ayam ras pedaging dan petelur, ketersediaan silo, pabrik pakan, rumah potong hewan unggas (RPHU), unit pengolahan, hingga sarana penunjang lainnya. Hingga saat ini, capaian penyusunan data dukung tersebut telah mencapai sekitar 60 persen dan menjadi dasar penting dalam perencanaan pengembangan ekosistem terintegrasi.

Dari sisi investasi, PT Berdikari direncanakan akan mengambil peran utama dalam pembangunan unit usaha sektor hulu dan hilir peternakan ayam dengan skema investasi penuh. Namun, realisasi investasi tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham. Di sisi lain, peluang kemitraan juga terbuka bagi pelaku usaha, baik yang baru maupun yang telah eksisting, untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekosistem ini melalui kerja sama terintegrasi bersama PT Berdikari–ID Food.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....