Peluang Dana Triliunan dari Program Nasional, Gubernur Minta Kesiapan Daerah
- 28 Apr 2026 19:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengungkapkan adanya peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui program nasional yang akan digulirkan pada tahun 2026.
Dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Gusnar menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran hingga sekitar Rp2,7 triliun yang berpotensi beredar di Provinsi Gorontalo melalui sejumlah program strategis.
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan peluang besar yang dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, mulai dari peningkatan aktivitas usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga penguatan sektor riil masyarakat.
“Ini peluang besar bagi Gorontalo. Perputaran dana dalam jumlah besar tentu akan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujarnya pada Rapat Paripurna DPRD, Senin 27 April 2026.
Namun demikian, Gusnar menegaskan bahwa kesiapan daerah menjadi faktor penentu utama agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satu persoalan krusial yang masih dihadapi adalah ketersediaan dan legalitas lahan.
Ia menjelaskan, sejumlah program strategis nasional membutuhkan dukungan lahan yang siap pakai. Jika persoalan ini tidak segera diselesaikan, maka potensi besar tersebut berisiko tidak terserap maksimal atau bahkan terlewatkan.
“Anggaran sudah tersedia, tetapi persoalan kita masih pada kesiapan lahan. Ini yang harus segera kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mempercepat realisasi program nasional. Koordinasi lintas daerah dinilai menjadi kunci untuk menghindari hambatan administratif maupun teknis di lapangan.
Ia mencontohkan, pengalaman pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa lemahnya koordinasi dapat memperlambat pelaksanaan program, terutama yang berkaitan dengan pembebasan lahan dan mekanisme hibah antar pemerintah daerah.
“Kalau koordinasi tidak berjalan baik, maka prosesnya akan lama. Akhirnya program tidak berjalan maksimal, padahal manfaatnya sangat besar,” jelasnya.
Lebih jauh, Gusnar menekankan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga harus proaktif dalam menyiapkan segala prasyarat, mulai dari perencanaan, regulasi pendukung, hingga kesiapan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar setiap peluang program nasional dimanfaatkan secara tepat sasaran, sehingga benar-benar memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor-sektor produktif.
Dengan kesiapan yang matang, Gubernur optimistis Provinsi Gorontalo mampu memaksimalkan peluang tersebut sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Kalau kita siap, maka ini akan menjadi momentum besar bagi kemajuan Gorontalo. Tapi kalau tidak siap, peluang ini bisa hilang begitu saja,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....